Wakil Bupati Bireuen Muzakkar A Gani

KABAR BIREUEN– Wakil Bupati Bireuen Dr Muzakkar A Gani, SH.,M.Si menanggapi aksi damai yang dilakukan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bireuen ke Kantor Pusat Pemerintahan, Selasa (23/10/2018).

Wabup Muzakkar Selasa sore (23/10/2018) dalam pesannya yang dikirim kepada wartawan, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan pegiat sosial lainnya karena telah berkunjung ke Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen untuk menyampaikan aspirasinya.

“Maaf kami berdua sedang di luar daerah sehingga tidak sempat menyambut kehadiranya dan hanya diterima Pak Sekda dan lainnya. Kami memberi apresiasi terhadap kehadirannya yang lebih bersifat silaturrahmi,” sebutnya.

Terkait tuntutan peserta aksi, itu akan menjadi pertimbangan dari sisi aspek yuridis (hukum), sosiologis (pandangan masyarakat) dan praktis (ketepatan pelaksanaanya).

“Misalnya, pengadaan mobil Bupati Rp 1,9 miliar, jika tidak memungkinkan sekarang akan ditunda ke depan saat kondisi keuangan memungkinkan,” katanya.

Begitu juga hal-hal yang terkait isu kolusi dan nepotisme, akan menjadi bagian evaluasi, yang penting membangun Bireuen secara seimbang dan berkeadilan.

“Mohon dukungan adik-adik untuk kami agar tuntutan memenuhi janji politik sesuai visi misi kami dapat kami wujudkan. Mari kita bangun motto ” Bersama kita bisa dan Bireuen berjaya” sesuai dengan tekad pendiri “Gemilang datang padamu jika tekat kukuh terpadu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Selasa pagi (23/10/2018), dua puluhan mahasiswa dan masyarakat Bireuen melakukan aksi damai di Kantor Bupati Bireuen. Ada 10 tuntutan yang disampaikan oleh Koordinator aksi, Iskandar.

Salah satunya, mendesak Bupati Bireuen tidak menerima mobil seharga Rp 1,9 miliar yang telah diplotkan dalam APBK-P 2018. (Ihkwati)

BAGIKAN