KABAR BIREUEN – Ketua Umum KONI Kabupaten Bireuen, H. Mukhlis, A.Md, memohon maaf kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bireuen, karena belum mampu memberikan prestasi yang terbaik dan membanggakan daerah pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Jantho, Aceh Besar, beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Mukhlis pada acara penyerahan bonus dan pembubaran tim/kontingen PORA Kabupaten Bireuen di GOR Geulumpang Payong, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan belum maksimalnya perolehan medali kontingen Kabupaten Bireuen. Di antaranya, masa persiapan atlet, kondisi lapangan/jalur yang tidak stabil karena hujan, terjadi penundaan dan pemindahan lapangan, setidaknya juga ikut berpengaruh.

Pengurus KONI dan pengurus cabang olahraga, katanya, mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati, pimpinan dan anggota DPRK yang telah berupaya memberikan perhatian yang cukup besar untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Bireuen.

“Terima kasih atas dukungannya dengan memberikan bonus berupa uang tunai. Terima kasih juga kepada pengurus cabang dan pelatih yang telah mengerahkan segala kemampuan untuk membina atlet dan kepada semua atlet yang telah berjuang sekuat tenaga dengan sangat maksimal,” ucap Mukhlis.

Menurut dia, untuk mencetak atlet berprestasi, tidak bisa dilakukan secara instan. Membutuhkan waktu yang cukup bagi atlet untuk mengembangkan potensi diri, baik melalui latihan maupun kompetisi.

“Kita akan fokus melakukan pembinaan atlet secara rutin, sehingga persiapan tidak hanya menjelang menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk PORA. Namun, harus tertata, terstruktur dan berkesinambungan,” begitu antara lain ditegaskan Mukhlis.

Dalam kesmpatan tersebut, dia melaporkan, kontingen Kabupaten Bireuen telah mengikuti PORA XIII Tahun 2018 di Jantho Aceh Besar pada tanggal 18-25 November 2018. Jumlah atletnya sebanyak 158 orang. Mereka berasal dari 18 cabang olahraga yang didominasi cabang beregu.

Pada event empat tahunan tersebut, kontingen Kabupaten Bireuen meraih medali 2 emas, 13 perak dan 14 perunggu.

Sementara Sekda Bireuen, Ir. Zulkifli, Sp yang membacakan sambutan Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos, dalam inti arahannya mengatakan, hasil yang dicapai pada PORA XIII tahun 2018 memang belum maksimal seperti yang dilaporkan tersebut.

Namun, katanya, Pemerintah Kabupaten Bireuen bangga, mengingat para atlet telah berjuang secara maksimal serta benar-benar merupakan atlet murni hasil binaan sendiri dari masing-masing pengcab olahraga.

“Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengorbanan atlet, pelatih manajer, pengurus cabang olahraga dan pengurus kontingen serta semua pihak yang telah membawa nama harum Kabupaten Bireuen dalam bidang olahraga,” sebut Sekda Zulkifli. (Herman Suesilo)

BAGIKAN