KABAR BIREUEN– Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani menyebutkan, pihaknya melalui Ketua Forum Cepat Tanggap Indonesia (FOTA) Aceh, ikut memfasilitasi bantuan Dinas Sosial Bireuen kepada tiga bayi kembar, anak Magfirah di Rumah Tahanan (Rutan) Bireuen.

Sebelumnya, kata Murdani, Dinas Sosial diwakili tim bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, mengunjungi tiga bayi kembar dan sekaligus menyalurkan bantuan ke Rutan Bireuen, Senin (10/12/2018) kemarin.

Pada kunjungan itu, pihak Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan berupa popok bayi, selimut dan perlengkapan bayi atau kidsware.

“Kami sebagai  pribadi dan lembaga Dinsos berharap ada alternatif terkait tiga bayi kembar di rutan Bireuen tersebut. Sebelumnya, sudah konsultasi juga dengan kepala  Rutan terkait hal itu. Keputusannya ada di Kejari. Melalui ketua FOTA Aceh Saiful Amri yang juga konsul berkonsultasi dengan kami dan sudah kami minta untuk jajaki kemungkinan menyediakan rumah aman bagi bayi dan penangguhan penahanan,” ungkapnya kepada Kabar Bireuen, Selasa (11/12/2018).

Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Halidar S.Sos M.Si  saat menjenguk ketiga bayi tersebut mengatakan, banyak kebutuhan bayi yang harus bisa dipenuhi oleh si ibu. Diantaranya susu formula, popok dan tempat tidur bayi yang layak.

Diungkapkan Halidar, untuk menunjang ASI, juga diperlukan makanan tambahan bergizi dan cukup nutrisi, bagi si ibu bayi kembar ini. Pihaknya juga menemukan ada satu lagi bayi berusia tujuh bulan di Rutan Bireuen.

“Kondisi ketiga bayi di Rutan Bireuen saat ini  sehat dan bugar. Namun, fasilitas dan tempat tidak layak. Sehingga, selain kebutuhan nutrisi juga sangat dibutuhkan bantuan peralatan tidur.Supaya bayi dan ibunya mendapatkan kenyamanan,” katanya

Sementara itu, Ketua DPW Fota Aceh, Saiful Amri mengatakan, setelah berkoordinasi dengan kepala Rutan Bireuen, Sofyan SH dan Dinas Sosial, pihaknya menyalurkan bantuan berupa selimut, kebutuhan makanan sehat dan Pampers untuk ketiga bayi tersebut.

Dikataknnya, hal itu dilakukan demi kemanusiaan, kita jangan melihat dari sisi negatif terkait kasus yang menimpa Magfirah. Melainkan ini menyangkut keprihatinan terhadap ketiga bayi ini,” katanya.

“Saya  berharap, dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban Magfirah yang sedang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bireuen,” sebutnya. (Ihkwati)

 

 

 

BAGIKAN