KABAR BIREUEN-Satu unit rumah konstruksi kayu di Gampong Jambo Kajeung, Kecamatan Kutablang, Bireuen, Sabtu (10/2/2018) dini hari hangus terbakar.

Rumah milik Jufran Usman (50), keuchik gampong tersebut terbakar sekira pukul 03.30 WIB. Tak ada korban dalam peristiwa tersebut, tapi kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Tim Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) Kabupaten  Bireuen langsung turun ke lokasi  untuk mendirikan hunian sementara/tenda keluarga.

Selain itu juga diserahkan  bantuan masa panik berupa sembako dan kebutuhan lainnya sesuai arahan Bupati Bireuen.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir, SP, MSM mengatakan, berdasarkan informasi dari pemilik rumah,  api berasal dari konsleting arus pendek listrik sekira pukul 03.30 WIB.

Api dengan cepat menyebar keseluruhan bangunan, dan masyarakat yang berdomisili di seputaran tempat kejadian berusaha untuk  membantu pemadaman.

Disebutkannya, api baru dapat dipadamkan pada pukul 04.20 WIB dengan kondisi bangunan  berkontruksi dari kayu dan ber atap daun rumbia habis  terbakar.

“Selain menghanguskan rumah, kebakaran juga menyebabkan dua unit sepeda motor, milik dinas pribadi, uang dan emas juga hangus,” ungkapnya.

Jufran Usman tinggal di rumah tersebut dengan jumlah tanggungan tiga orang.

Pihaknya, kata Muhammad Nasir, telah mendirikan tenda dan menyerahkan bantuan masa panik.

Kapolsubsektor Kutablang Aiptu Jusman mengatakan rumah berkontruksi kayu terbakar perrtama kali diketahui oleh anak korban.

“Menurut keterangan korban, musibah tersebut diketahui setelah anaknya terbangun dan melihat api didinding rumah,” katanya.

Dijelaskan Jusman, kobaran api tidak berhasil dipadamkan karena sangat cepat menjalar dan menghanguskan bangunan berkontruksi kayu tersebut.

“Akibat musibah tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai dana desa (DD) sebesar 20.760.000, dan satu sepeda motor dinas Keuchiek honda Supra Fit, Sepeda motor Spacy, Emas 17 manyam, dan bagunan rumah beserta perabotan,” pungkasnya.(Farid Maulana).

BAGIKAN