KABAR BIREUEN– Siswa SMAN 2 Peusangan merasa tak nyaman dan terganggu akibat bau busuk dari sampah yang menumpuk di dalam gerombak depan sekolah mereka dibiarkan begitu saja.

Tak hanya siswa, warga juga ikut terganggu dengan sampah yang menyebarkan aroma tak sedap tersebut.

Selain itu, barang-barang, kursi, lapak pedagang yang dibiarkan berserakan bergari-hari di sekitar lokasi tersebut juga mengganggu keindahan kota.

Karena otulah, dinas terkait dan penerintah Kecamatan Peusangan diharapkan untuk memeperhatikan hal tersebut dan segera ditangani.

Seperti diungkapkan Mulyadi, salah seorang warga Peusangan kepada Kabar Bireuen, Jumat 1/3/2019).

Dia mengharapkan pihak terkait bertindak cepat mengangkut sampah yang menumpuk di bak sampah serta gerobak sampah setiap harinya.

“Jangan dibiarkan sampah menumpuk berhari-hari, karena sangat mengganggu siswa, warga sekitar serta pengguna jalan,” ungkapnya.

Sebenarnya, beberapa waktu lalu, camat dan pihak terkait lainya sempat membersihkan sampah dan menertibkan barang -barang pedagang di lokasi tersebut.

Namun, ternyata itu hanya bertahan beberapa waktu, kemudian sampah kembali menumpuk dan pedagang tetap bandel men8nggalkan barangnya begitu saja.

Pada kesempatan itu, Mulyadi juga meminta perhatian pemerintah agar memperbaiki Jalan Nasional Medan-Banda Aceh di depan SMAN 2 Peusangan yang rusak dan berlubang dan seperti kubangan jika tergenang air.

“Di jalan berlubang itu, air tergenang dan bila ada pengendara lewat, tentu saja sangat terganggu dengan kondisi tersebut. Tak hanya itu, bila ada mobil lewat, jipratan air bisa membasahi siswa yang hendak ke sekolahnya,” kata Mulyadi. (Ihkwati).

BAGIKAN