KABAR BIREUEN – Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos mengajak para bupati dan walikota se-Aceh untuk saling membangun sinergitas dan kerjasama dengan berbagai pihak dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, agar tercipta situasi kondusif.

“Terutama menjelang dan pasca pelaksanaan pilpres dan pemilu legislatif 2019,” ucap Saifannur dalam kapasitasnya selaku Koordinator Forum Komunikasi Kabupaten Kota se Aceh (Forum KKA) pada lokakarya di Kantor Walikota Banda Aceh, Kamis (7/2/2019).

Saifannur mengatakan, tugas dan tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan daerah, tidak hanya tugas institusi penegak hukum kepolisian dan TNI saja. Tapi, perlu kerjasama antara kepolisian dengan pimpinan daerah untuk mengantisipasinya.

“Kepala daerah menjadi penanggung jawab utama kelancaran pelaksanaan agenda pesta demokrasi. Bagaimana peran dan strategi dari bupati dan walikota menjadikan pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 aman dan lancar,” katanya.

Forum Kabupaten Kota Aceh (KKA) ini dihadiri para bupati walikota dan unsur DPRK dari 23 kabupaten kota serta Wakil Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si. Selain itu, juga turut hadir unsur pejabat instansi terkait dari sipil dan militer.

Pada lokakarya dengan tema “Bersinergi Menyukseskan Pemilu 2019” itu turut sebagai narasumber utama Staf Khusus Pangdam Iskandar Muda, Kolonel CAJ DR Ahmad Husein MA dan Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Dedi Irianto SH.MH.

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Bireuen, Farid Maulana yang hadir pada acara itu mengatakan, pada lokakarya Forum KKA itu turut berbicara guru besar UIN Ar-Raniry, Prof Yusni Sabi. Kegiatan itu dibuka Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman.

“Lokakarya itu membahas tentang isu-isu penting tentang keamanan daerah. Bagaimana menciptakan kondisi dan situasi aman menjelang pemilu 2019 serta mendengarkan masukan dari bupati/walikota dan unsur lainnya,” ucap Farid. (Ihkwati)

BAGIKAN