KABAR BIREUEN – Tak terima ditertibkan, seorang pedagang yang masih berjualan ikan di kawasan bekas pasar ikan lama Bireuen, sempat menghalau petugas penertiban dengan sebilah parang.

Saat kejadian, tim gabungan yang terdiri dari anggota Satpol PP, polisi dan TNI itu, sedang menggelar operasi penertiban di sejumlah tempat dilarang berjualan dalam kawasan kota Bireuen, Minggu (16/9/2018).

Namun, hal tersebut tidak sampai menjurus ke benturan fisik. Hanya terjadi adu mulut dan benda tajam yang digunakan untuk memotong ikan itu, hanya dibentur-benturkan ke atas tempat berjualan.

“Pedagang ikan itu mencoba menghalau kami dengan parang. Tapi, kami tidak mundur dan tetap menertibkannya,” ungkap salah seorang anggota Satpol PP Bireuen yang ikut dalam tim penertiban tersebut.

Kemudian, setelah petugas memberikan pengertian dengan baik-baik, pedagang tersebut tidak melawan lagi. Penertiban itu pun berlangsung dengan lancar dan tidak terkendala apa-apa lagi.

Selama ini, tim gabungan memang rutin menertibkan para pedagang ikan, pedagang buah-buahan dan pedagang lainnya yang selalu membuka lapak dagangan di lokasi-lokasi terlarang. Seperti di jalan protokol atau alun-alun, kawasan bekas pasar ikan lama dan di bagian ujung barat Jalan T. Hamzah Bendahara (depan RSUD dr Fauziah Bireuen).

Namun, setelah ditertibkan dan petugas bubar, para pedagang tetap berjualan lagi di situ seperti biasa. Sepertinya, mereka tidak mengindahkan aturan tersebut dan bermain kucing-kucingan dengan petugas.

Pantauan Kabar Bireuen, para pedagang bersama sejumlah perlengkapan berjualan yang terjaring dalam penertiban tersebut, dibawa petugas ke halaman Meuligoe Bireuen. Di sana, para pedagang diingatkan kembali, agar tidak lagi berjualan di lokasi-lokasi terlarang. Ini demi kenyamanan dan ketertiban bersama. (Suryadi)

 

BAGIKAN