KABAR BIREUEN-Ribuan Jama’ah Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin di tiga Kecamatan, Jeunieb, Peulimbang dan Pandrah ikuti pelatihan fardhu’in doa shalat yang benar secara tajwid dan fasih.

Kegiatan itu dilaksanakan di Meunasah Gompang Meunasah Blang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen pada (22/12/2018) Sabtu pagi.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari program Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin untuk perbekalan fardhu’in para jamaah dalam melakukan ibadah sehari-hari.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Forum Majelis Taklim Sirul Mubtadin Aceh Cabang Kabupaten Bireuen, Tak Sulaiman disela-sela acara berlangsung. Tgk. Sulaiman mengatakan acara ini merupakan acara penutupan pelatihan fardhu’in bagi Jama’ah di Jeunieb yang dilaksanakan seminggu sekali di gampong jamaah masing-masing.

“Ini sebenarnya acara penutupan saja, pelatihan sebenarnya telah dilakukan di setiap Desa masing-masing Jama’ah,” tutur pria yang akrab disapa Walidi Sirul Mubtadin itu.

Ketika ditanya jumlah jamaah Sirul Mubtadin yang ada di Kabupaten Bireuen, Walidi mengatakan, jumlah seluruh jamaah di Bireuen menurut data base yang ada berjumlah 31.455 jamaah.

“Saat ini jumlahnya 31.455, sementara hari ini khusus acara jamaah ibu-ibu dalam 3 kecamatan yaitu Kecamatan Pandrah, 1.912 Jamah, Peulimbang 1972 kamaah dan Jeunieb,125 jamaah dengan jumlah total 10.009 jamaah,” pungkasnya.

Sementara itu Guru Instruktur pelatihan sekaligus Panitia pelaksana Pelatihan Perbekalan fardhu’in Tgk. Samsul Bahri menjelaskan acara pelatihan ini hasil kerja sama Pemerintah Desa dengan Sirul Mubtadin dalam realisasi penggunaan Dana Desa untuk keagamaan.

Dijelaskannya, acara pelatihan diselenggarakan di gampong masing-masing jamaah setiap satu minggu sekali menurut jadwal yang telah disepakati dengan dana yang bersumber dari dana desa tahun 2018.

“Saya dan Tgk Khalili telah memberikan pelatihan perbekalan doa shalat ini di Majelis Taklim setiap gampong selama setahun ini dengan menggunakan dana desa, hari ini acara penutupan saja, untuk acara hari ini dananya hasil sumbangan jamaah sendiri,” katanya.

Tgk. H. Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop, Ketua Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Aceh turut hadir memenuhi undangan panitia sebagai penceramah sekaligus Penasehat Forum Majelis taklim Sirul Mubtadin Aceh Pusat.

Dalam ceramahnya dihadapan ribuan jamaah yang didominasi kaum perempuan ini Tu sop mengatakan pentingnya pelatihan doa shalat apalagi buat perempuan yang notabene pendidikan generasi pertama anak-anak di rumah.

“Jangan anggap sepele doa shalat itu, satu kata salah dalam membacanya akan berakibat tidak sahnya shalat itu. Jika shalat nya sempurna maka semua masalah akan terselesaikan, shalat itu solusi bagi semua masalah yang ada,” jelasnya. (Al Fadhal/ Humas IPSA Kabupaten Bireuen)

BAGIKAN