KABAR BIREUEN – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Bireuen, melalui  Bidang Pemuda dan Olahraga, bersama Purna Paski Indonesia (PPI) Kabupaten Bireuen, melaksanakan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Kabupaten Bireuen tahun 2018.

Kadisdikpora Bireuen, Drs. Nasrul Yuliansyah, M.Pd, melalui Kabid Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bireuen, Muhammad Al Muttaqin M.Pd, yang datang meninjau seleksi tersebut, mengatakan, sangat bangga terhadap siswa dan siswi yang sudah bersedia mengikuti seleksi calon Paskibraka.

Dijelaskannya, calon Paskibraka ini diikuti sebanyak 250 siswa dan siswi kelas X dari 39 sekolah tingkat SMA/SMK/MA yang ada dalam Kabupaten Bireuen.

Menurut Muttaqin, perekrutan calon Paskibraka ini, murni dilakukan oleh panitia yang memiilih langsung di setiap sekolah yang mereka kunjungi. Untuk memilih calon Paskibra utusan dari sekolah yang dikunjungi terdebut, sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang berlaku.

“Jadi, bukan calon titipan dari pihak manapun,” tegasnya.

Dirincikannya, seleksi ini dilakukan dua tahap selama dua hari Selasa dan Rabu (20-21/3/2018) di GOR Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa.

Tahap pertama pada Selasa 20//3/2018, adalah seleksi kesehatan, wawancara dan peraturan baris berbaris (PBB). Bagi peserta yang lulus dalam tahapan pertama ini, akan mengikuti tes tahap kedua.

Pelaksanaan tes tahap kedua dilaksanakan pada Rabu, (21/3/2018), proses seleksi yang harus dilalui ketika mengikuti seleksi tahap kedua yaitu pantohir, fisik dan akademik.

Dari jumlah peserta ini, kata dia,  hanya memilih 34 orang  siswa/siswi untuk Paskibraka 2018 Kabupaten Bireuen dan 2 orang  siswa/siswi. Mereka mewakili Bireuen untuk mengikuti seleksi Paskibraka 2018 tingkat provinsi.

“Penyeleksian  tahap pertama dan kedua bagi peserta calon paskibra, dilakukan oleh PPI Kabupaten Bireuen bersama pihak TNI/Polri,” pungkas Muttaqin. (Herman Suesilo)

BAGIKAN