Muhammad Raffi bersama ibunya, Jamaliah, saat dibezuk “Rakan Peduli Aneuk Bireuen”.

KABAR BIREUEN – Komunitas pemuda Bireuen yang bergabung dalam “Rakan Peduli Aneuk Bireuen” menjenguk Muhammad Raffi (6), bocah korban kesetrum listrik yang sedang dirawat di RSUD dr Fauziah Bireuen, Senin (8/1/2018).

Akiel, salah seorang anggota komunitas yang bergerak di bidang sosial itu, kepada Kabar Bireuen mengatakan, kedatangan mereka tadi merupakan yang kedua kali. Sabtu kemarin (6/1/2018), mereka juga sudah mengantar sedikit bantuan dana.

“Hari ini kami jenguk lagi, sambilan ketemu dokter untuk konsultasi,” kata Akiel.

Selain “Rakan Peduli Aneuk Bireuen”, sebut Akiel, tadi juga Raffi dikunjungi oleh ibu-ibu dari pengurus Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Bireuen. Kedatangan pengurus IPEMI ini, juga untuk menyalurkan bantuan dana kepada bocah tersebut.

Menurut Akiel, tadi pihaknya juga sudah menjumpai dokter yang menangani Raffi untuk berkonsultasi terkait kondisi korban. Menurut dokter tersebut, masa-masa kritis sudah lewat, walau sekarang lukanya masih ada yang basah.

“Si adek (Raffi) sudah dioperasi juga sekali, untuk pengangkatan kulit-kulit yang mati. Kain kasa pembalut luka di bagian badan pun setiap hari diganti,” jelas pria yang berprofesi sebagai fotografer ini.

Seperti telah diberitakan Kabar Bireuen sebelumnya, bocah yatim itu mengalami luka bakar grade 2b di sekujur tubuh. Korban tersengat kabel arus listrik tegangan tinggi, saat bermain di lantai ruko yang masih dalam tahap pembangunan, tidak jauh dari rumahnya di Desa Juli Cot Mesjid, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Minggu sore, (31/12/2017). (Najib Zakaria)

BAGIKAN