Seminar Literasi narasumbernya dua penulis produktif Universitas Al Ahgaff yang sudah banyak berkarya dalam dunia tulis menulis, yaitu Tgk. Yunais Abdul Gani, Lc dan H. Zulaifi AMZ, Lc.

KABAR BIREUEN-Acara Seminar Literasi yang diprakarsai oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hadhramaut bekerja sama dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Hadhramaut dan Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) Al Ahgaff sukses diadakan pada Sabtu (1/12)/2018 lalu.

Acara diadakan di Aula Sughra Dakhili Universitas Al Ahgaff, Aidid, Tarim, Hadhramaut, Yaman.

Acara seminar gabungan ini dimulai jam 19.30 KAS dan dimoderatori oleh Daniel Fatahillah. Dengan mengangkat tema “Produktif Menulis ala Veteran Timur Tengah”.

Seminar Literasi kali ini narasumbernya dua penulis produktif Universitas Al Ahgaff yang sudah banyak berkarya dalam dunia tulis menulis, yaitu Tgk. Yunais Abdul Gani, Lc dan H. Zulaifi AMZ, Lc.

Diawali dengan narasumber pertama, Yunalis Abgan Lc. Mahasiswa magister universitas Al Ahgaff asal Bireuen ini menceritakan tentang semangat dan produktivitas para ulama Islam dahulu dalam meruah tinta pena, dan apa yang seharusnya dilakukan pelajar Timur Tengah dalam mentajdidkan karya mereka.

Selain itu, penulis buku Tanyakan Aku Seputar Mazhabmu! ini, juga mengajak para audien untuk memulai dan tetap bersemangat dalam berkarya serta menyebarkan manfaat untuk umat.

“Yang terpenting dalam dunia menulis adalah memulai. Siapa yang memulai, ia yang akan sampai,” ungkapnya.

Dilanjutkan dengan narasumber kedua, Zulaifi AMZ, Lc. Penulis buku “Jika Cinta, Apa Harus Pacaran?” ini menceritakan bagaimana dari awal kesuksesannya dalam dunia tulis menulis.

Penulis yang sudah menghasilkan banyak karya ini pun memberikan kiat-kiat dan tips-tips kepada audien tentang bagaimana menjadi penulis yang produktif. Menurutnya, niat yang mulia, tidak takut memulai adalah dua hal yang sangat penting untuk menjadi seorang penulis.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize dari panitia acara untuk para audiens yang hadir.

Di akhir acara, ketua PPI Hadhramaut, Yudha Pranata dan ketua bidang Seni Budaya PPI Hadhramaut, Reza Maulana menyerahkan piagam kepada kedua narasumber. (REL)

BAGIKAN