KABAR BIREUEN- Polres Bireuen menangkap As (30), warga Gampong Bale Daka, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen, Selasa (9/10/2018).

As ditangkap pukul 02.30 WIB dinihari dan kemudian diamankan ke Mapolres Bireuen, karena diduga melakukan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan.

Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE.,SH, melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama, Selasa (9/10/2018), mengatakan As disangkakan melakukan penipuan sebesar Rp457.800.000 atas laporan Ratna Sarwiva binti M Salim (30), guru, asal Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah.

“Kasus penipuan tersebut dengan dalih pengurusan uang dana hibah untuk pembangunan gedung sekolah. Kita terima laporan korban sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/153/X/RES.1.8/2018/RES BIREUEN, Tanggal 20 September 2018 ,” sebutnya.

Penipuan itu, katanya, berawal saat pelapor Ratna Sarwiva binti Salim mendatangi tersangka untuk meminta bantuan pengurusan dana pembangunan sekolah Lalu tersangka Asnawi meminta imbalan Rp10 juta per sekolah.

“Syarat pencairan dana hibah pembangunan gedung sekolah tersebut, korban harus mengajukan 30 sekolah yang akan menerima bantuan tersebut. Tapi korban hanya bisa mengajukan 26 proposal atau 26 sekolah, sehingga tersangka meminta uang Rp260 juta sebagai tanda jadi untuk dikirim proposal ke Mendikbud,” jelas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim mengungkapkan, tersangka meminta uang secara bertahap kepada pihak sekolah. Dana tersebut dikirim ke rekening tersangka yang totalnya Rp457.800.000.

Nyatanya, katanya, setelah dilakukan pengiriman tersebut, namun dana yang dijanjikan pada akhir bulan Agustus 2017 sampai sekarang ini tidak cair dan tidak ada kejelasan. (Ihkwati).

BAGIKAN