KABAR BIREUEN – Kepala Badan Statistik (BPS) Provinsi Aceh yang diwakili Kabid Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS), Oriza Santifa, M.Si, membuka pelatihan petugas Survey Pertanian Antar Sensus (Sutas) 2018 yang diselenggarakan BPS Bireuen di Aula Hotel Fajar Bireuen, Senin (2/4/2018).

Pelatihan gelombang pertama tersebut diikuti peserta petugas Sutas Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah yang berlangsung 2-5/4/2018.

Oriza Santifa dalam pengarahannya antara lain menegaskan, pertanian masih menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia di tahun 2017 yang memiliki kontribusi 13,14 persen atas PDB dari sisi produksi.

Berbagai isu penting perlu menjadi perhatian. Antara lain jumlah rumah tangga yang terus menurun dari 31,24 juta pada ST2003 menjadi 26,14 juta pada ST 2013. Pertumbuhan sektor pertanian yang cukup lambat tercatat 3,81 persen pada tahun 2017.

Dikatakannya, gejolak harga pangan saat ini menjadi tantangan Pemerintah, hingga program reformasi agraria yang dicanangkan untuk mengembalikan kedaulatan pangan Indonesia.

Begitu pentingnya data pertanian di Indonesia dan juga data rumah tangga pertanian yang disajikan BPS. Selama ini, data tersebut hanya berdasarkan hasil sensus pertanian setiap 10 tahun sekali yang terakhir dilaksanakan tahun 2013 (ST2013).

“Sedangkan kondisi di lapangan perubahan usaha pertanian sangat cepat mengikuti perkembangan teknologi, perubahan musim dan harga,” sebutnya.

Menurut Oriza Santifa, gambaran perubahan usaha pertanian juga diperlukan untuk penyempurnaan hasil ST2013 yang merupakan frame survey rumah tangga pertanian, khususnya survey rutin ubinan tanaman padi dan palawija.

Untuk menjembatani hasil ST2013 sampai sensus pertanian di tahun 2023 (ST2023), tahun ini BPS melaksanakan SUTAS 2018 untuk pertama kalinya.

SUTAS 2018, kata Oriza Santifa, termaktub dalam Renstra BPS 2015-2019 dan sesuai amanat FAO dalam rangka Global Strategy Improve Agriculture dan Rural Statistics setiap negara, dituntut untuk terus memutakhirkan data statistik pertanian yang dimiliki dan memastikan datanya internationally comparable.

Sementara Kepala BPS Kabupaten Bireuen, Dara Dian, SE, selaku panitia penyelenggara melaporkan, pelatihan petugas SUTAS 2018 gelombang pertama ini diikuti 102 peserta. Sedangkan gelombang kedua akan digelar pada 5-9/4/2018. (Abu Iskandar)

 

BAGIKAN