Sebanyak 344 (129 laki-laki dan 215 perempuan) peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XVI semester pendek yang akan ditempatkan di tiga kecamatan di Aceh Tengah mengikuti pembekalan selama tiga hari mulai 22- 24 Januari 2018.

KABAR BIREUEN-Sebanyak 344 (129 laki-laki dan 215 perempuan) peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XVI semester pendek yang akan ditempatkan di tiga kecamatan di Aceh Tengah, mengikuti pembekalan selama tiga hari mulai 22- 24 Januari 2018.

Acara pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XVI semester pendek dibuka secara resmi Rektor Universitas Almuslim (Umuslim) Dr.H.Amiruddin Idris SE,Msi,  di Auditorium Academic Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan, Senin (22/1/2018).

Pada kesempatan tersebut Rektor Amiruddin Idris mengharapkan kepada mahasiswa peserta kkm agar bisa menjadi motivator, katalisator dan inisiator dalam masyarakat untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

Setiap kegiatan yang dilakukan diharapkan  dapat bermanfaat ganda baik bagi mahasiswa , masyarakat serta Universitas sendiri,  KKMmerupakan wujud dari implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Jadi mahasiswa yang melaksanakan program KKM ini harus bisa membantu masyarakat, pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya untuk terwujudnya cita-cita kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,”pesan  Amiruddin.

Membantu yang dimaksudkan Amiruddin, bukan berarti mahasiswa harus mengumpulkan dana dan materil lainnya , tetapi membantu dalam arti bisa menjadi motivator dan fasilitator menggerakkan potensi yang ada di tengah masyarakat sesuai ilmu yang dimilikinya.

Lokasi KKM yang dipilih  ke  Aceh Tengah, hal ini sangat baik karena selama ini Umuslim juga sudah pernah KKM di daerah tersebut.

“Harapan saya semoga program KKM ini dapat menjadi pengintegrasian antara mahasiswa Umuslim  yang kebanyakan berasal dari daratan pesisir dengan  masyarakat di  wilayah pengunungan Aceh Tengah,” katanya.

Mahasiswa  KKM diharapkan dapat menjadi contoh dan teuladan dalam masyarakat dengan menjaga  tingkah laku terutama dalam  hal pergaulan dengan menjaga norma-norma syariat Islam.

“Peserta KKM selama berada  di lokasi  harus mempunyai beberapa  sifat antara lain kepatuhan, kesopanan, kejujuran, keteladanan,  kepedulian , kekompakan serta  kebersamaan, karena semua komponen tersebut menjadi salah satu indikator untuk bahan evaluasi bagi Dosen pembimbing Lapangan (DPL),” pintanya.

Ketua Badan Pelaksana (Bapel) KKM Umuslim  Drs Syarkawi Med melaporkan, peserta KKM Sebanyak 344 (129 laki-laki dan 215 perempuan) lokasi penempatan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Bebesan, Pegasing, Bies, dengan 42 kampung.

Pemilihan lokasi KKM  di daerah Aceh Tengah karena beberapa angkatan sebelumnya juga pernah ditempatkan di daerah  tersebut,  hasil evaluasi Bapel KKM pelaksanaannya mendapat sambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat.

“Harapan kita kehadiran dan pengabdian Mahasiswa KKM  ini benar-benar dapat memberikan berbagai ilmu dan pencerahan serta pengalaman baru bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat,” sebutnya.

Pelaksanaan KKM dimulai mulai tanggal 29  Januari- 27 Februari 2018,  peserta nanti setiap kampung akan ditempatkan 8-9 orang dan  harus tinggal di desa  selama satu bulan penuh. (Ihkwati)

 

BAGIKAN