KABAR BIREUEN Memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai satu peristiwa yang sangat luar biasa, yakni perjalanan Rasulullah SAW dari Makkah ke Baitul Maqdis, Kemudian ke Sidratul Muntaha menghadap Pencipta alam semesta dan Pemeliharanya. Itulah peristiwa Isra dan Mi’raj

Peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin, karena perintah shalat lima waktu sehari semalam diberikan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad
Marilah kita meneladani Nabi Muhammad SAW agar mendapat pencerahan, pencerdasan dan pemahaman makna.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH, M.Si. pada rangkaian kegiatan peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 1440 H Tingkat Kabupaten Bireuen tahun 2019, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Selasa (2/4/2019) pagi.

Muzakkar A. Gani menyelaskan, Pemahaman peristiwa Isra Mikraj secara terus menerus sesuai dengan perkembangan zaman, yang ditandai oleh temuan-temuan baru yang makin sejalan dengan apa yang tertuang dalam Al-Quran.

Hikmah yang makin mengagungkan bahwa Al-Quran berisi tuntunan ajaran agama yang bersifat rasional, sangat logis yang berisi ajaran mengajak umatnya untuk mengedepankan iman, akal dan kecerdasan, berpikir secara seimbang, dengan penerapan nilai-nilai universal ajaran illahi.

“Momentum Isra Mikraj hendaknya menjadi titik tolak untuk terus meningkatkan keimanan yang hakiki, perlu juga dingat bahwa keimanan akan terus menerus diuji untuk mengukur tingkat kesabaran dan ketabahan, serta baik sangka kepada Allah SWT, bahwa apapun yang kita alami itulah yang terbaik,” ujar Wakil Bupati Bireuen ini.

Kegiatan yang digelar Pemkab Bireuen melalui Dinas Syariat Bireuen dirangkai dengan Shalawat Badar, Zikir Isra Mi’raj, Tausyiah yang disampaikan oleh DR. Tgk. Al Husaini M. Daud MA, doa bersama dan penanda tanganan penerimaan honorarium untuk para Imum Syiek, Muazzin dan Bilal mesjid dalam Kabupaten Bireuen.

Sebelumnya panitia pelaksana H. Jufliwan SH.,MM mengatakan, peringatan Isra Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW Tahun 1440 H/2019 ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan sikap cinta kepada aturan-aturan islam dan ajaran-ajaran Allah SWT terutama tentang shalat.

Selain itu juga, meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui pembelajaran ilmu atau amal ibadah dalam melakukan kegiatan yang bersifat agamis, ujar Kadis Syariat Islam Bireuen ini.

Acara tersebut dihadiri, Sekda Bireuen, Anggota DPRK Bireuen, unsur Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Dinas, Badan, Kantor, Kabag serta Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Juga tampak hadir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, alim ulama, Muazzin dan Bilal Masjid dalam Kabupaten Bireuen, tokoh masyarakat, Imum Syiek, siswa-siswi tingkat SMA/MA, SMP/MTs, para santri dan undangan lainnya. (Herman Suesilo).

BAGIKAN