KABAR BIREUEN– Aduan masyarakat merupakan wujud partisipasi dan kepedulian warga, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebagai bentuk komitmen Puskesmas Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, kemudian membentuk tim aduan layanan sehingga masyarkat bisa memberikan kontribusi dalam perbaikan layanan.

Kepala Puskesmas (Kapus) Simpang Mamplam, Zulfahmi mengakui, selama ini masih lemah dalam mekanisme pengaduan, sehingga perlu adanya media aduan yang mudah dan murah untuk digunakan warga.

Puskesmas awalnya hanya memiliki media aduan dalam bentuk kotak saran, namun itu belum efektif digunakan warga. Dan tidak adanya SOP, tim aduan, dan mekanisme aduan.

“Aduan warga merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas publik, untuk mengontrol unit layanan. Selama ini masyarakat cenderung datang langsung ke saya, untuk komplain layanan,” ungkap zulfahmi.

Zulfahmi menambahkan, ada juga warga langsung menemui petugas, terkadang dengan komunikasi kurang sopan. Kapus akui tidak serta merta menyalahkan warga, tapi ini salah satunya sebagai bentuk kekurangan dari unig pemberi layanan.

“Dari kondisi tersebut, kami kemudian menyiapkan media aduan, guna memastikan warga untuk pengaduan yang lebih mudah dan murah,” ungkap Kapus

Kapus menerangkan, saat ini Puskesmas sudah memiliki tim aduan layanan 5 orang dan sudah di SK-an pada Senin, 15 Januari 2018 dengan No. 036/SK/SPM-ADMEN/0I/2018 Tentang Pembentukan Tim Penanganan Pengaduan Masyarakat di Puskesmas Simpang Mamplam. Selanjutnya juga dilengkapi dengan dokumen pendukung, serta media informasi saat ini akan menggunakan SMS Center dan facebook.

Zulfahmi menyampaikan perubahan ini terjadi karena dukungan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) melalui lembaga mitra Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), dengan program The Asia Foundation- Social Accountability and Public Participation (TAF- SAPP).

Sementara itu, Ketua Tim Aduan, Asnimutia, Amd. Keb menyebutkan, mereka juga sudah membuat alur aduan, dan tupoksi masing- masing. Selain itu sudah ada nomor handphone yang bisa diakses warga untuk aduan.

Selanjutnya, katanya, akan disosialisasi ke warga terkait aduan tersebut. baik melalui media publikasi maupun disisipkan sosialisasi saat pertemuan di gampong- gampong.

“Ada empat media yang akan difungsikan, yaitu kotak saran di Puskesmas, kotak saran di tingkat gampong, sms dan facebook. Masing- masing memiliki petugas yang mengkoordinir hal tersebut, dan dengan jangka waktu yang ditentukan sesuai dengan SOP,” urai Asni

Masyarakat bisa mengakses layanan SMS di 0823-6016-6183 dan jejaring media sosial Facebook  https://www.facebook.com/puskesmas.simpangmamplam (Ihkwati)

BAGIKAN