Sekretaris Umum Asosiaasi Futsal Indonesia (AFI) kabupaten Bireuen

AR BIREUEN – Sejumlah pengurus cabang (pengcab) olahraga di Bireuen, mempertanyakan kesiapan Pemkab Bireuen menjelang Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2018 yang akan digelar di Aceh Besar November mendatang.

Kabarnya, hingga kini hampir semua cabang olahraga di Bireuen belum mempersiapkan atletnya untuk pemusatan latihan.

Padahal, informasi yang diperoleh dari beberapa pengurus pengcab,  beberapa kabupaten/kota lainnya kini sudah melakukan Training Center (TC) berjalan.

Sekretaris Umum Pengrus Cabang Futsal (AFI) Kabupaten Bireuen, T. Iskandar kepada Kabar Bireuen, Minggu sore (15/7/2018) membenarkan memang sampai saat ini TC berjalan belum dimulai.

Seharusnya, kata dia, TC sudah bisa dimulai, karena biasanya dua bulan jelang PORA, sudah dilaksanakan TC berjalan. Kalau TC penuh dilaksanakan 10 hari jelang PORA,” jelas pria yang akrab disapa Tuih itu.

“Mungkin TC berjalan belum dimulai karena KONI Bireuen sedang menunggu data prakiraan biaya atau anggaran dari masing-masing Pengcab untuk melakukan TC tersebut,” kata Wakil Ketua Bidang Prestasi Atlet KONI Bireuen itu.

Terkait cabang Futsal, Tuih mengatakan sedikit mengalami kendala tak adanya lapangan  berstandar nasional. Karena pada PORA nantinya menggunakan lapangan berstandar nasional.

“Lapangan yang berstandar nasional hanya ada milik pribadi, Lapangan Galacticos Cot Gapu. Kita sudah surati Ketua KONI  Bireuen dan meminta agar menfasilitas bisa menggunakan lapangan tersebut supaya secepatnya dapat mengadakan pemusatan latihan segera, mengingat PORA semakin dekat. Jangan tak ada persiapan,” sebutnya.

Sementara ini lapangan yang digunakan untuk latihan adalah Lapangan Futsal Birda City di Gampong Bireuen Meunasah Dayah, Kota Juang, Bireuen, yang belum standar nasional.

Terkait kendala lainnya tak ada, sejauh ini, katanya, para pemain futsal masih fit.

Hal senada diungkapkan Pengurus cabang Persatuan Tinju Nasional Indonesia (Pengcab Pertina) Bireuen, Joniful Bahri, mengatakan, PORA yang merupakan even empat tahunan tingkat Aceh akan segera berlugir pada November mendatang. Namun hingga kini Bireuen belum ada persiapan atlet.

Seharusnya, kata dia, Bireuen saat ini sudah melaksanakan TC jalan, sementara jangankan TC, untuk peralatan atau persiapan atlet belum ada sama sekali, bagaimana mau latihan,”

“Sejatinya Pemkab Bireuen atau KONI yang pengurusnya sudah dilantik beberapa waktu lalu, sudah seharusnya memanggil seluruh pengcab yang lolos ke PORA untuk segera menggelar rapat persiapan atlet PORA. Karena hanya tersisa dua bulan lagi akan berlangsung PORA,” ungkap pelatih Tinju Bireuen itu.

Kalau persiapan dalam waktu dua bulan ini, katanya lagi, maka sulit untuk mempersiapkan atlet yang berpotensi untuk meraih prestasi di PORA. Bisa saja target yang ditetapkan untuk perolehan medali dan mendulang prestasi di PORA Aceh Besar tak akan tercapai.

 

Karena itu dia berharap KONI dan Pemkab Bireuen untuk mengambil langkah-langkah persiapan atlet, sehingga dapat ikut serta di PORA Aceh Besar. (Ihkwati)

BAGIKAN