KABAR BIREUEN-Guru Bireuen perwakilan dari 17 kecamatan mendeklarasikan perkumpulan yang diberi nama Guru Juang, di Tugu Juang kota Bireuen, Jumat (12/4/2019).

Koordinator Deklarasi Iskandar, S.Pd mengatakan, Guru Juang merupakan organisasi profesi yang menghimpun dan mewadahi para guru di Bireuen.

Berdirinya organisasi ini didorong oleh keinginan untuk memberikan sumbangan tenaga dan pemikiran demi mewujudkan pendidikan berkemajuan, berakhlak mulia, dan berkontribusi pada pembangunan bangsa dan negara.

Keberadaan Guru Juang yang mayoritas beranggotakan guru-guru muda ini, lanjut Iskandar, diharapkan mampu memberikan spirit baru bagi guru dalam meningkatkan kemampuan secara bersama-sama.

Selain itu, katanya, juga memberi masukan kepada pemangku kepentingan, berupaya memberi pendampingan terkait perlindungan hukum dan perjuangan terhadap hak-hak guru yang terabaikan.

Diplihnyan nama Guru Juang dan dideklarasi di Tugu Kota Juang tidak terlepas dari sejarah julukan kota juang, dimana Bireuen pernah dijadikan sebagai pusat perjuangan dalam menghadapi setiap serangan musuh dan pernah menjadi ibu kota negara pada saat revolusi 1945.

“Mudah-mudahan kami bisa melanjutkan semangat perjuangan masyarakat bireuen dahalu untuk pendidikan yang berkemajuan, dan ini juga merupakan kewajiban bagi guru untuk mendirikan organisasi profesi seperti amanah dalam UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen ,” ungkap kepala SD Negeri 2 Juli tersebut.(REL)

BAGIKAN