KABAR BIREUEN-Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh menyerahkan bantuan kepada korban angin kencang yang melanda Bireuen pada Sabtu (22/6/2019) lalu.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh istri Plt Gububernur Aceh
Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT dan diterima Bupati Bireuen, H.Saifanur S.Sos di halaman Meuligoe Bireuen, Senin sore (24/6/2019)

Usai serah terima secara simbolis, rombongan kemudian menuju Kecamatan Kuala untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang rusak, yaitu rumah Nursyidah Ali (55) di Cot Batee.

Ibu Plt Gububernur Dr. Ir. Dyah Erti Idawati, MT mengharapkan bantuan yang disalurkan supaya dapat bermanfaat bagi korban yang rumahnya rusak akibat angin kencang.

Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM menyebutkan Pemerintah Aceh terus memantau dan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat terus membantu korban yang tertimpa angin kencang tersebut.

Adapun bantuan yang diserahkan kepada Pemkab Bireuen untuk disalurkan kepada korban ngin kencang berupa 30 dus minyak goreng, 16 dus biskuit, 22 dus kecap, 30 dus air mineral, 30 dus sarden.

Selanjutnya, 100 lembar seng, 200 lembar triplek, 14 kaleng cat tembok, 10 kotak paku seng, 6 kotak paku triplek, 14 paket kids ware, 5 unit kasur, 120 lembar sajadah pendek, 100 lembar kain Sarung

12 paket perlengkapan lebutuhan khusus, 8 paket perlengkapan Kebutuhan Lansia, 20 buah peci, 10 Paket Seragam SD Muslim laki-laki, 15 paket perlengkapan bermain anak, 20 paket perlengkapan belajar anak.

Angin kencang yang menerjang 11 Kecamatan di Kabupaten Bireuen pada Sabtu (22/6/2019) sekira pukul 18.30 WIB lalu telah menyebabkan kerusakan rumah, unit usaha serta dayah dan balai pengajian. Selain itu, enam warga mengalami luka ringan.

Kerusakan akibat angin kencang di Bireuen meliputi 11 kecamatan, yaitu Kecamatan Juli, Jeumpa, Kota Juang, Kuala, Peudada, Jeunieb, Pandrah, Simpang Mamplam, Peusangan, Jangka dan Peusangan Siblah Krueng.

Akibatnya, rumah, unit usaha, balai pengajian sera dayah mengalami kerusakan, dimana 62 rumah rusak, 22 rusak ringan dan 18 rusak berat.

Selain itu juga dua unit Balai Pengajian juga terdampak akibat angin kencang tersebut, yaitu masing-masing satu balai pengajian mengalami rusak berat dan ringan. Dan satu dayah rusak ringan. (Ihkwati)

BAGIKAN