KABARBIREUEN – Pembangunan jalan dari Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa tembus ke Desa Pante Peusangan, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen dengan program karya bakti TNI dari Kodim 0111 Bireuen dimulai.

Ditandai dengan pembukaan karya bakti oleh Bupati Bireuen H Saifannur yang digelar di komplek Balai Pengajian Darul Ikhsan, Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (10/04/2019) sore. Pada kesempatan itu turut dilakukan peusijuk alat berat oleh tokoh agama setempat.

Dandim 0111 Bireuen Letkol Inf Amrul Huda mengatakan pembangunan jalan sepanjang 14,6 kilometer dari Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa ke Pante Peusangan, Juli agar memudahkan warga mengangkut hasil perkebunan.

Berikutnya program kerja sama Kodim 0111 Bireuen dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen berupa cetak sawah seluas 40 hektar di Desa Pante Peusangan yang segera direalisasikan tahun ini dengan dana APBN.

“Ini bentuk perhatian dan kepedulian TNI dan Pemkab Bireuen kepada masyarakat di pedalaman untuk mendorong pertumbuhan bidang pertanian dan perkebunan, semoga apa yang dilaksanakan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain pembangunan jalan dan cetak sawah, Kodim 0111 Bireuen membantu pembangunan musala di komplek Balai Pengajian Darul Ikhsan, Salah Sirong yang dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Bireuen H Saifannur.

“Dana pembangunan musala hanya Rp20 juta dari dana desa. Sebab dana tidak cukup, maka kami dari Kodim 0111 Bireuen akan membantu pembangunan musala di Balai Pengajian ini hingga selesai dan dapat digunakan,” ujar Dandim.

Sementara Bupati Bireuen H Saifannur mengatakan merasa bangga dengan semangat masyarakat setempat dalam mendukung pembangunan. Ia mengatakan, Salah Sirong dan Pante Peusangan ibarat gadis cantik yang selama ini dibiarkan begitu saja.

“Kawasan pedalaman harus dibangun supaya ekonomi masyarakatnya berkembang. Saya melihat banyak lahan perkebunan sudah dikelola dengan menanam pinang kelapa dan tanaman produktif lainnya,” ucap Saifannur.

Makanya pada tahun ini, Pemkab Bireuen merealisasi pembangunan jalan tembus antar dua kecamatan. Ia berharap masyarakat bersatu membangun desa. Sebab tanpa persatuan maka pembangunan akan sulit tercapai. (Desta Fauziana)

BAGIKAN