Sawah yang dipasang kabel listrik perangkap tikus.

KABAR BIREUEN – Pasangan suami istri (pasutri) asal Gampong Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Sulaiman (52) dan istrinya Suryati (47), meninggal dunia tersengat listrik perangkap tikus yang dipasang di sawahnya, Jumat (29/12/2017).

Informasi yang dihimpun Kabar Bireuen, kejadian yang menimpa pasutri tersebut terjadi sekira pukul 14.30 WIB, saat keduanya pergi ke sawah yang berjarak sekitar 500 meter dari arah rumahnya untuk mencabut benih padi.

Namun naas, tiba-tiba keduanya  tersengat arus listrik yang dipasang untuk membasmi hama tikus di sawah mereka tersebut dan langsung tergeletak di lokasi kejadian dengan kondisi lebam-lebam.

Semula, rencananya korban hendak dirujuk ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen. Namun, kemudian tak jadi dirujuk ke sana dan dibawa pulang ke rumah duka di Pulo Lawang untuk dikebumikan.

Peristiwa serupa juga kabarnya pernah terjadi beberapa waktu lalu di kawasan Peudada, satu korban meninggal tersengat listrik perangkap tikus.

Untuk diketahui, petani di kawasan Jeumpa memang memasang arus listrik di sawah mereka untuk menghalau tikus yang merajalela di awal musim tanam.

Karena tak ada solusi lain, sepertinya petani lebih memilih menggunakan kabel listrik sebagai perangkap tikus. (Ihkwati)  

 

BAGIKAN