Puluhan kendaraan antri untuk pengisian BBM di SPBU Juli (Najib Zakaria/Kabar Bireuen)

KABAR BIREUEN- Pasokan premium (bensin) dari Pertamina Lhokseumawe ke SPBU-SPBU di Bireuen sangat minim tidak memenuhi kebutuhan konsumen terutama bagi kenderaan roda dua, penarik RBT, becak motor, dan minus Labi-Labi.

Pantauan Kabar Bireuen di beberapa SPBU, Cot Gapu, Juli Cot Meurak, Simpang Reuluet , Paya Meuneng Peusangan persediaan premium dI SPBU-SPBU  Bireuen selama ini sangat minim tergolong sudah langka.

Sumber dari petugas SPBU mengatakan, langkanya premium di SPBU Bireuen karena pasokan premium dari Pertamina Lhokseumawe sangat minim dibandingkan  dengan pasokan Pertamax, Pertalite.

Ibrahim salah seorang penarik RBT (Ojek) dan Murdani penarik betor yang ditemui Kabar Bireuen di SPBU Cot Gapu hendak mengisci BBM premium kenderan sepeda motor dan betor mengaku sangat kesal persediaan premium di SPBU-SPBU di Bireuen sudah tergolong langka.

“Kami penarik RBT dan penarik betor di Bireuen setiap hari beroperasi mencari sesuap nasi untuk kebutuhan keluarga,  selama ini kesulitan memperoleh BBM premium di SPBU. Harga BBM premium Rp 6.450, per liter, sedangkan Pertalite Rp 7.500 per liter. Selisih harga premium dengan pretelite Rp 1.050 per liter,” jelasnya.

Bagi kami penarik RBT dan betor sangat membutuhkan premium yang harga lebih rendah dengan pertalite. Lantaran peserdiaan premium di SPBU Bireuen sering putus karena kurangnya pasokan Pertamina, terpaksa harus beralih ke BBM pertalite yang harganya lebih mahal dari premium.

Menurut Ibrahim, di Kabupaten Bireuen beroperasi ribuan RBT dan betor dan angkutan labi-labi untuk mengangkut penumpang.

Diharapkan Pertamina Lhokseumawe perlu segera mengatasi kelangkaan BBM premium di SPBU-SPBU Bireuen untuk memasok BBM premium sesuai kebutuhan konsumen di Kabupaten Bireuen.

“Kalau kami penarik RBT dan Betor tak mungkin terus menerus menggunakan BBM pertalite yang harganya lebih mahal dari harga premium, karena tak mungkin menaikkan ongkos RBT dan betor dengan standar harga BBM pertalite,” ungkap Murdani. (Abu Iskandar)

BAGIKAN