KABAR BIREUEN – Kendati belum dilengkapi dengan mobiler serta beberapa fasilitas lain, namun untuk pertama kalinya kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Makmur tahun 2018 resmi menggunakan Gedung Serba Guna, Kamis (22/2/2018).

Camat Makmur, Ibrahim, S.Sos dalam laporannya di hadapan Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mengalokasikan dana untuk pembangunan gedung tersebut, sehingga kegiatan seperti ini tidak lagi dilaksanakan di bawah tenda.

“Sebelumnya acara seperti ini kita laksanakan di bawah tenda,” ucap Ibrahim.

Namun, walau sudah digunakan, mobilernya belum ada. Seperti kursi, kipas angin atau AC dan juga sound system.

“Kami mohon kepada Bapak Wabup untuk membantu mobiler dan perlengkapan lainnya,” pinta camat Ibrahim.

Sementara Wabup Muzakkar A. Gani dalam arahannya, mengapresiasi kehadiran gedung baru ini bagi kemaslahatan warga Kecamatan Makmur.

“Karena itu, pelihara gedung ini dengan baik,” kata Muzakkar.

Di hadapan 120 peserta Musrenbang perwakilan 27 gampong, Wabup Muzakkar menjelaskan, Kecamatan Makmur mendapat perhatian besar di awal pemerintahannya bersama Bupati H. Saifannur.

Menurutnya, tahun anggaran ini pemerintah telah mengusulkan dana Rp40 miliar kepada Pemerintah Aceh untuk pembangunan irigasi Alue Geureutut.

“Semoga, usulan ini bisa diakomodir saat pembahasan anggaran,” harap Muzakkar.

Selain irigasi, dia uga menyinggung tentang perbaikan jalan utama kecamatan. Mulai dari simpang Leubu sampai ke Ulee Gle yang sudah hancur. Perbaikan jalan tersebut, menurut Muzakkar, akan dikerjakan dengan dana rehab tahun ini.

Terkait Musrenbang itu sendiri, Wabup Muzakkar mengajak masyarakat Makmur untuk merencanakan kehidupan ini.

“Kita harus merencanakan kehidupan ini. Karena kalau kita tidak merubah diri sendiri, orang lain tidak akan merubahnya,” ajak Muzakkar.

Karena itu, kata dia, dengan dana desa kita harus konsen pada pendidikan dan kesehatan. Dengan begitu, masyarakat yang selama ini hidup susah akan menjadi sejahtera.

“Gunakan dana desa sesuai tuntutan masyarakat, agar ekonomi masyarakat bisa berubah,” pungkas Muzakkar.

Ada beberapa skala prioritas pembangunan tahun 2018 yang dihasilkan pada Musrenbang tersebut. Diantaranya, pengaspalam jalan Meureubo – Sukarame Rp5 Miliar, pengaspalan jalan Matang Kumbang – Sukarame Rp4,8 Miliar dan kelanjutan pembangunan embung air Pintah Sa di Sukarame dengan anggaran Rp3 Miliar.

Turut hadir pada acara tersebut, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana Bob Mizwar, S.STP, M.Si, Kepala Bappeda Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si, Kadis Syariat Islam H. Jufliwan, SH., MM, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Drs. Nasrul Yuliansyah, M.Pd serta Muspika Makmur. (Faisal Ali)

BAGIKAN