KABAR BIREUEN – Terkait rencana relokasi pedagang dari pasar lama, Kota Juang Bireuen ke pasar induk di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, mulai Rabu besok (21 – 31 Maret 2018), sejumlah pedagang mendatangi kantor DPRK Bireuen.

Kedatangan puluhan pedagang tersebut ke kantor DPRK Bireuen di Jalan Laksamana Malahayati, Senin (19/3/2018) kemarin, disambut oleh Komisi B di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRK setempat.

Saiful Azman, koordinator pedagang, kepada dewan dari Komisi B menyampaikan, sebenarnya mereka tidak menolak untuk direlokasi ke pasar induk. Namun, hanya diminta diberi tenggat waktu sampai habis lebaran nanti.

“Karena kalau direlokasi sekarang, membutuhkan masa untuk beradaptasi lagi. Sedangkan kita menjelang puasa dan lebaran, banyak kebutuhan,” ujar Saiful Azman.

Menurut dia, ada hal-hal yang belum siap dan belum jelas terkait relokasi yang dilakukan mulai besok, Rabu (21/3/2018). Ada fasilitas yang masih harus diperbaiki kembali, seperti atap bocor dan kran air juga masih kurang.

Mereka juga mempertanyakan mengenai pedagang yang menempati toko/kios milik Pemkab Bireuen dengan status Hak Guna Bangunan (HGB).

“Bagaimana dengan kami yang menempati toko milik pemda (Pemkab Bireuen) dalam perjanjian 25 tahun, sekarang baru berjalan 21 tahun. Sisa empat tahun lagi ini harus diperjelas,” tanya pedagang yang diwakili Saiful Azman sebagai juru bicara.

Menurut pedagang, seperti disampaikan kepada Komisi B, dinas terkait, dalam hal ini Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen, belum melakukan pertemuan atau dialog secara komprehensif dengan mereka.

Terkait dengan keluhan para pedagang pasar Kota Bireuen, Ketua Komisi B DPRK Bireuen, Teuku Mubaraq yang diminta tanggapannya, Selasa (20/3/2018), mengaku, pihaknya akan menindaklanjuti permohonan atau keinginan pedagang tersebut.

“Kami akan memfasilitasi pedagang untuk bertemu pihak dinas-dinas yang berhubungan dengan relokasi pasar, agar persoalan ini mencapai sebuah solusi,” jelas Teuku Mubaraq yang didampingi Mukhlis Rama, Sekretaris Komisi B.

Selanjutnya, kata dia, Komisi B akan meninjau lokasi pasar lama dan pasar induk di Geulanggang Gampong. Pihaknya, akan meninjau lokasi dulu untuk mengecek kebenaran mengenai laporan pedagang kepada dewan.

“Kita juga harus memastikan bahwa pemerintah sudah menjamin terpenuhinya hak-hak pedagang,” timpal Mukhlis Rama yang diiyakan Teuku Mubaraq. (Rizanur)

BAGIKAN