Mufazzal Asal SMKN 1 Bireuen Dinobatkan Sebagai Siswa Terbaik AKSI dan Ketua Angkatan SMK 2018

KABAR BIREUEN– Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bireuen, Mufazzal berhasil menjadi siswa terbaik dan Ketua Angkatan SMK 2018 pada ajang Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (AKSI) tahun 2018 yang digelar di Hotel Grand Forest, Bogor, Jawa Barat, 9- 12 Oktober 2018

Mufazzal kepada Kabar Bireuen melalui WhatsApp, Sabtu (13/10/2018), sangat terharu dan bahagia atas perstasi dan capaian tersebut.

“Saya pertama dinobatkan sebagai siswa terbaik dan siswi terbaiknya namanya Anastasia Amelia, dari SMK Yadika Manado, Sulawesi Utara. Kami masing-masing dihadiahi laptop,” ungkapnya.

Kemudian, kata Ketua OSIS SMKN 1 Bireuen itu, dia juga kemudian terpilih sebagai Ketua Angkatan, setelah melewati seleksi  dari 17 siswa -siswi yang mencalonkan diri sebagai Ketua Angkatan dalam dalam penilaian siswa dan siswi terbaik.

“Kami dinilai dari hari pertama sampai hari terkahir, seleksi pertama diambil 5 besar. Dan pada malam terakhir, ada voting lagi dari 5 besar itu. Akhirnya saya dinobatkan sebagai Ketua AKSI se Indonesia 2018. Penobatan langsung diberikan secara simbolis oleh Direktur Pembinaan SMK, Bapak Dr.Ir. M. Bakrun, MM,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Bireuen, Muhammad Yusuf, S.Pd mengucap syukur atas prestasi nasional yang diraih siswanya, prestasi itu mengharumkan nama sekolah dan daerah.

“Kita patut mengapreasiasi prestasi tersebut, Mufazzal  mampu menyisihkan  200 peserta siswa-siswi SMK lain dari seluruh provinsi se-Indonesia itu,” sebut Muhammad Yusuf.

Selain mendapatkan sertifikat penghargaan, kata Muhammad Yusuf, Mufazzal juga mendapat hadiah satu unit Laptop.

Dikatakan Muhammad Yusuf, Mufazzal juga dinobatkan sebagai Ketua AKSI angkatan pertama tahun 2018 setelah bersaing dengan rekannya-rekannya yang lain. Ini tentu saja sangat membanggakan.

AKSI merupakan kegiatan yang disponsori oleh Direktorat Pembinaan SMA dan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  RI.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan wawasan kebangsaan, meliputi penanaman karakter Nasionalisme, Kemandirian dan Religius kepada Ketua OSIS dan Ketua Sie Kerohanian SMA dan SMK dari seluruh Indonesia.

Acara itu diikuti  250 peserta, yang terdiri dari 172 siswa dan 78 guru. (Ihkwati)

BAGIKAN