KABAR BIREUEN – Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos membuka secara resmi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tingkat Provinsi Aceh, Sabtu malam (7/9/2019) di halaman Meuligoe Bireuen.

Bupati Saifannur pada kesempatan itu membacakan sambutan Plt Gubernur Aceh H Ir. Nova Iriansyah MT, yang antara lain menyebutkan, kegiatan ini untuk menambah wawasan bagi siswa dalam menuntut ilmu pada SMK yang harus berkompetisi dalam kegiatan hasil karya mereka. Sesuai ilmu yang didapat di sekolah dan telah diajarkan gurunya.

“Kita akan terus meningkatkan kualitas semua SMK yang ada di seluruh Aceh. Untuk itu, kita perlu berupaya menciptakan kondisi belajar yang nyaman yang menghadirkan daya saing dan semangat berkompetensi yang sehat,” sebutnya.

Lomba LKS tingkat Provinsi Aceh ke-28 ini, diikuti siswa SMKN/swasta, untuk memperebutkan piala bergilir Gubernur Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Rahmat Fitri, menyebutkan, untuk meningkatkan prestasi siswa dalam kegiatan tersebut, diperlombakan 39 cabang perlombaan.

Kegiatan Lomba LKS SMK Tingkat Provinsi Aceh yang ke-28 ini melombakan 39 cabang lomba, kegiatan ini akan dilaksanakan mulai hari ini yang dipusatkan di Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe.

Selain itu Panitia juga menyediakan stand pameran produk inovasi unggulan untuk setiap perwakilan MKKS-SMK masing-masing Kabupaten/Kota, PT. Innovam Indonesia dan beberapa Lembaga DUDI lainnya.

“Kegiatan ini tujuan utamanya pelakasanaan pameran ini supaya masyarakat bisa melihat langsung buah karya anak-anak SMK dan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMK,” katanya.

Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) jenjang SMK ini bertujuan,
Menyediakan wahana bagi siswa SMK untuk mengasah karakter positif, produktif, kreatif, dan inovatif serta Memotivasi siswa SMK untuk meningkatkan keahlian sesuai standar dunia usaha dan industri.

Mendorong produktivitas siswa SMK untuk mampu bekerja secara optimal dan menghasilkan produk inovatif serta meningkatkan kerjasama yang lebih intensif antara lembaga pendidikan (SMK) dengan dunia usaha/dunia industri (DUDI), asosiasi profesi dan berbagai pihak lainnya.

Memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa SMK untuk berkompetisi secara positif.

Menyediakan sarana pengembangan dan pengakuan keunggulan kerja bagi siswa SMK yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
Serta memberikan pengalaman untuk mencapai prestasi tertinggi di bidangnya dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Para peserta dan tamu undangan, tidak bergerak tetap menyaksikan berbagai penampilannya tarian.

Bahkan penari tetap semangat menari di tengah guyuran hujan di bawah panggung utama.

Pembukaan diawali parade peserta dari 24 kabupaten/kota, diiringi marching band Bate Kureng dari Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bireuen.

Lomba LKS tingkat Provinsi Aceh ke 28 ini, diikuti siswa Sekolah Menengah Kejuruan SMKN/swasta,untuk memperebutkan piala bergilir Gubernur Aceh. (Ihkwati)

BAGIKAN