Syafruddin Daud, S.Pd

KABAR BIREUEN – Ada masa datang dan ada masa pergi. Ada masa pertamuan dan ada juga masa perpisahan bagi siswa-siswi kelas III (kelas IX) SMPN 2 Percontohan Bireuen yang telah selesai menuntut ilmu selama tiga tahun, untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas.

Perpisahan 231 siswa-siswi kelas III SMPN 2 Bireuen dilaksanakan dewan guru dengan siswa yang telah selesai menuntut ilmu ini, sangat mengharukan. Bagaikan orang tua melepas putra-putri mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Kepala SMPN 2 Bireuen, Syafruddin Daud, S.Pd, menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya pada acara perpisahan dewan guru dengan siswa-siswi kelas III di halaman SMPN 2 Bireuen, Kamis (5/4/2018).

Dikatakannya, sebagai pendidik dan orang tua, guru mengingatkan anak didiknya yang akan meninggalkan SMPN 2 Bireuen, guna menuntut ilmu yang berguna bagi bangsa, negara dan agama. Ilmu dunia dan akhirat sangat penting. Sebab, tanpa ilmu, akan kehilangan arah dalam menempuh hidup di dunia dan akhirat kelak.

“Karena itu, ilmu yang telah diperoleh dari dewan guru, harus diamalkan dan juga tetap menjaga sopan santun serta citra SMPN 2 Bireuen. Kendati kalian akan meninggalkan SMPN 2 Bireuen, itu bukan berarti berpisah untuk selamanya. Guru-guru yang telah mendidikmu, harus tetap dikenang sepanjang masa,” harap Syafruddin.

Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin juga menyampaikan permintaan maaf kepada para siswa-siswi yang akan meninggalkan SMPN 2 Bireuen.

“Barangkali selama tiga tahun dewan guru mendidik kamu, ada mencubitmu. Itu adalah cubitan sayang untukmu, agar tetap berbakti kepada guru dan orang tua,” jelas Syafruddin.

Dia juga memohon doa, agar siswa-siswi kelas III SMPN 2 Bireuen yang akan menempuh UNBK bulan April ini, bisa berhasil secara maksimal.

Sementara Irwansyah, mewakili siswa-siswi kelas III yang akan meninggalkan SMPN 2 Bireuen, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sambutannya.

“Terima kasih kepada para dewan guru yang selama tiga tahun telah mendidik kami dengan tulus dan ikhlas, agar menjadi generasi yang berguna bagi bangsa, negara dan agama,” pinta Irwansyah dengan terharu. (Abu Iskandar)

 

BAGIKAN