kenduri blang masyarakat Pulo Pisang, Peusangan

KABAR BIREUEN–  Masyarakat Pulo Pisang, Kecamatan Peusangan, Bireuen mengadakan keunduri blang, Rabu (11/4/2018).

Pada tradisi syukuran jelang turun ke sawah tersebut, tampak hadir anggota DPRK Bireuen dari Partai Aceh, Rusyidi Mukhtar S.Sos, Babinsa Koramil 06 Peusangan, Sertu Muzakir  Keuchik Pulo U Baro, Fazil berserta warga Pulo pisang dan sekitarnya.

Sebelum acara doa bersama, Keuchik Pulo Pisang, Mustafa menyampaikan masalah alih teknologi dari memotong padi menggunakan tangan menjadi memakai combine harvester.

“Warga meminta keputusan potong padi tersebut dirapatkan kembali lain waktu, karena ada warga yang tidak setuju,” sebutnya.

Babinsa Sertu Muzakir mewakili Danramil 06 Peusangan antara lain membahas masalah  pembersihan irigasi dan gotong royong umum dan peraturan turun ke sawah.

Selain itu juga terkait potong padi mengunakan combine agar keuchik segera membuat Rapat umum untuk mengambil keputusan.

“Kita juga berharap agar para ibu  juga diikutsertakan, karena selama ini 90 persesn tenaga potong padi secara manual adalalah ibu-ibu. Sedangkan satu dua orang saja orang laki laki yang ikut memotong padi. Ini agar tidak terjadi kegaduhah atau orang tua desa nantinya disalahkan warga,” harap Sertu Muzakir.

Sementara itu, Anggota DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar, yang akrab disapa Ceulangiek mengimbau warga petani agar merawat saluran irigasi yang sudah dibantu oleh pemerintah dengan baik.

Acara kenduri blang tersebut ditutup doa oleh Tgk Isfani dari Cot Ijue, Kecamatan Peusangan. (Ihkwati).

BAGIKAN