Mahrisal Rubi (Foto: lamurionline.com)

KABAR BIREUEN – Lagu hasil karya Mahrisal Rubi berjudul “Aceh Mulia” terpilih sebagai pemenang sayembara Himne Aceh. Musisi asal Bireuen ini, berhasil menyisihkan enam finalis lainnya.

Keputusan dewan juri yang berjumlah 15 orang itu diumumkan melalui Harian Serambi Indonesia, Senin (11/12/2017). Keputusan dewan juri yang terdiri dari akademisi, budayawan, seniman, ulama, dan juga pemerhati sosial tersebut ditandatangani Ketua DPR Aceh Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.

Atas kemenangannya itu, Mahrisal Rubi berhak atas hadiah uang tunai sebanyak Rp100 juta, dari total hadiah sebesar Rp220 juta. Sedangkan enam nominasi lainnya masing-masing mendapat hadiah sebesar Rp20 juta. Kepada pemenang utama dan nominator lainnya, juga diberikan plakat dan piagam penghargaan.

Keenam finalis tersebut yaitu Muslizar, S.Pd (Hymne Aceh), Aidi Kamal (Aceh Mulia), Dandi Bachtiar (Aceh Meutuwah), Moritza Thaher (Tanoh Mulia), Subur Dani (Aceh Mulia) dan Dr. Ir. Wesli, MT (Hantom Meu-Ubah).

Menurut ketua panitia, Abdullah Saleh, SH, penyelenggaraan sayembara Himne Aceh ini dalam rangka melaksanakan perintah UUPA. Dalam pasal 248 ayat 2 dan 3 UU tersebut antara lain disebutkan, Aceh dapat menetapkan bendera dan himne.

Sekedar diketahui, Mahrisal Rubi merupakan musisi asal Gampong Bireuen Meunasah Blang, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Dia seorang musisi dan komponis yang memiliki talenta setara seniman nasional.

Maklum, adik kandungnya Dr. Mahlil Ruby, M.Kes (Konsultan Kesehatan dan Penasihat Menteri Kesehatan RI) ini, pernah berpetualang di Jakarta beberapa tahun lamanya. Sekarang, Mahrizal Rubi tinggal di Banda Aceh dan tercatat sebagai Ketua Dewan Kesenian Banda Aceh (DKB).

Banyak aransmen yang telah diciptakan Mahrisal Rubi. Salah satunya, aransmen lagu “Kuthidieng” yang sarat dengan bunyi alat musik perkusi. Lagu yang dinyanyikan Liza Aulia tersebut sempat hits di Aceh beberapa waktu lalu.

Menurut Abdul Manan Isda, salah seorang warga Bireuen Meunasah Blang, sewaktu masih tinggal di kampung halamannya itu, Mahrizal Rubi aktif bergabung dalam komunitas penggiat seni Bireuen, “Benfika’. Di kalangan rekann-rekannya waktu itu, Mahrisal Rubi lebih dikenal dengan nama panggilan Adek Sky.

“Mahrisal adalah kawan sepermainan saya waktu kecil. Rumah kami berdekatan. Rumahnya di pinggir Tutue Meuria. Saya sangat terharu, saudara Mahrisal berhasil memenangkan sayembara membanggakan tersebut ,” ungkap Abdul Manan Isda kepada Kabar Bireuen, Senin (11/12/2017) malam.

Menurut Abdul Mana, Mahrisal memang dikenal sebagai seorang seniman multi talenta. Selain sebagai musisi, dia juga mahir melukis dan menguasai bidang seni lainnya. (Suryadi)

BAGIKAN