KABAR BIREUEN – Sebanyak 64 lulusan Diploma III Kebidanan Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen Angkatan VIII, diambil sumpahnya, kemudian  dilantik untuk menjadi anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan Kampus Universitas Almuslim, Kamis (22/2/2018).

Pengambilan sumpah tersebut dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Amir Addani, M.Kes. Sedangkan pelantikannya dilakukan Ketua IBI Provinsi Aceh, Hj. Syahbandi, Amd.Keb,. S.Kep.

Direktur Diploma III Kebidanan Umuslim dalam laporannya yang dibacakan Wakil Direktur Bidang Akademik, Siti Rahma, M.Kes, mengatakan, jumlah yang dilantik hari ini sebanyak 64 lulusan. Mereka semuanya sudah berkompeten nasional karena semuanya sudah lulus uji kompetensi secara nasional.

Menurut Siti Rahmah, walaupun pencapaian kompetensi sudah sangat memuaskan , namun pihaknya akan terus berusaha untuk membina dan membimbing lulusan agar dapat  terus meningkatkan kompetensi lagi sesuai tuntutan zaman.

Sementara Rektor Umuslim, Dr. H. Amiruddin Idris, SE., M.Si, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat bangga apa yang telah dicapai Diploma III Kebidanan. Menurutnya, sudah sangat banyak prestasi yang telah diperoleh Kebidanan Umuslim.

Menurut Amiruddin Idris, pihaknya bersama jajaran yayasan masih tetap ingin mewujudkan lahirnya rumah sakit dan pembukaan program studi kebidanan strata satu (S1). Untuk itu, pihaknya  sangat mengharapkan dukungan semua pihak dalam upaya mewujudkan program tersebut.

Menurutnya untuk rumah sakit, karena berbagai hal dimasa lalu, khususnya adanya miskomunikasi dan sekarang kita akan memperbaiki kekurangan tersebut untuk terwujudnya program pembangunan rumah sakit.

“Sedangkan pengembangan program Diploma Kebidanan ke jenjang Strata Satu (S1), selama ini terkendala dengan SDM dosen, tetapi Insya Allah dalam waktu dekat Umuslim akan kembali beberapa dosen Magister (S2) Kebidanan, yang telah kita sekolahkan di luar Aceh, mereka akan pulang, dalam dua tahun ini kita akan coba usulkan ke pemerintah di Jakarta,” ujar Amiruddin Idris.

Ketua IBI Provinsi Aceh, Hj. Syahbandi, Amd.Keb,. S.Kep, merasa bangga dan salut kepada Kebidanan Umuslim, yang merupakan lembaga pendidikan swasta di Aceh yang paling banyak alumninya lulus dalam uji kompetensi secara nasional.

Dia mengharapkan lulusan kebidanan Umuslim, agar bisa  meningkatkan berbahasa asing, karena tantangan ke depan semakin berat dan kompetitif karena dengan berlakunya era pasar bebas sekarang. Tidak menutup kemungkinan para lulusan kebidanan di Aceh nanti akan dapat bekerja ataupun melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Lulusan jangan hanya berhenti sampai diploma III saja, kalau memungkinkan silakan para lulusan untuk bisa melanjutkan ke jenjang strata satu (S1), karena lulusan strata satu kebidanan masih sangat langka di Aceh,” jelas Syahbandi.

Dari 64 lulusan, tiga di antaranya dinyatakan sebagai cumlaude. Mereka terdiri dari Safinatun Naza, IPK 3,95, Della Afrita Sari,  IPK 3,95 dan Nakhiatul Miskha, IPK 3.94.

Prosesi pelantikan yang berlangsung meriahtersebut  turut dihadiri pengurus IBI Provinsi  Aceh, jajaran Dinas Kesehatan Bireuen, Rumah Sakit, sejumlah kepala Puskesmas dan Bidan Mitra dari Kabupaten Bireuen, Aceh Utara dan Lhokseumawe serta orang tua wali lulusan. (REL)

BAGIKAN