KABAR BIREUEN- Wajah bahagia dan ceria terpancar dari siswa-siswi SDIT Muhammadiyah Bireuen saat menyambut kedatangan tim Kami Peduli Bireuen (KPB) ke sekolah mereka, Jumat pagi (1/3/2019).

Kedatangan tim yang dipimpin Koordinator KPB Bripka Deni Putra SE,MM, Ketua, Ferizal Hasan, SP  Bendahara Taufiq Maulana serta relawan KPB, Amanda Jufrian untuk menerima donasi yang dikumpulkan siswa-siswi tersebut guna membantu pembangunan rumah dhuafa di Bireuen.

Sumbangan tersebut diserahkan siswa SDIT Muhamamdiyah, diterima langsung koordinator Deni Putra, didampingi Bendahara KPB dan Kepala SDIT Muhamamdiyah Bireuen, Rizky Dasilva S.Pd.I, MA.

Sumbangan yang berhasil dikumpulkan para siswa tersebut sebesar Rp 933.000.

Pada kesempatan itu, KPB menyerahkan sertifikat kepada SDIT Muhammadiyah sebagai siswa-siswi donatur KPB pertama dari sekolah.

Deni Putra merasa sangat terharu atas sumbangan dari para siswa –siswi tersebut. Itu merupakan langkah yang baik dan semoga menjadi contoh bagi sekolah lainnya.

“Alhamdulillah atas sumbangannya. Terima kasih, saya tak menyangka, ternyata murid SDIT Muhamamdiyah Bireuen punya kepedulian yang besar untuk mengumpulkan donasi demi membantu pembangunan rumah dhuafa di Bireuen. Luar biasa mereka berhasil mengumpulkan donass sebanyak itu hampir satu juta rupiah. salut,” ungkap Deni terharu.

Bayangkan saja, sebutnya, jika para siswa –siswi di Bireuen mengumpulkan donasi dan menyisihkan uang jajajnya sebesar Rp 10 ribu saja, berepa dana yang terkumpul , cukup banyak. Dengan dana itu, tentu saja bisa membangun banyak rumah dhuafa.

Dia menyebutkan, apa yang siswa-siswi itu lakukan merupakan sekolah pertama kali di Bireuen yang menjadi donatur KPB.

“Saya berharap, apa yang mereka lakukan menjadi contoh bagi siswa-siswi dan sekolah lainnya di Bireuen,” sebut Deni.

Deni Putra juga sempat memberikan motivasi  terkait sepak terjangnya selama ini dalam bidang sosial. Para siswa tersebut tampak bersemangat dan antuasia menedangarkan paparan dari polisi yang kini berdinas di Pospol Jeumpa tersebut. Bahkan mereka mengajukan sejumlah pertanyaan kepadanya.

“Kami berharap, nantinya saat peresmian rumah yang saat ini sedang dibangun, para siswa serta pihak sekolah bisa datang langsung dan menghadirinya,” harap Deni.

Sementara itu, Kepala SDIT Muhamamdiyah Bireuen Risky Dasilva S.Pd.I, MA menyebutkan, para siswa-siswi tersebut dididik sedini mungkin untuk beramal dan membantu sesamanya.

Pihaknya mengajarkan, bahwa dengan bersedekah dan beramal merupakan bekal di akhirat dan bisa membantu kaum dhuafa yang sangat emmbutuhkan uluran tangan kita.

“Insya Allah kita, para siswa-siswi ini menjadi donatur tetap KPB. Nantinya setiap jumat pada awal bulan kita akan serahkan donasi melalui KPB untuk membantu rumah dhuafa,” ucap Rizky, gurusioner inspiratif 2018 itu.

Dikatakan pria yang telah mendapatkan sejumlah penghargaan dan sekolah yang dipimpinya juga meraih banyak prestasi itu, apa yang dilakukan oleh para siswa SDIT Muhammadiyah Bireuen semoga diikuti oleh sekolah lainnya. (Ihkwati)

BAGIKAN