KABAR BIREUEN– Lima pelaku Jarimah Maisir (Judi Online) berhasil ditangkap Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bireuen di salah satu warnet di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Kelimanya tertangkap tangan pada Minggu, 16 Juni 2019, sekira pukul 03.00 WIB saat sedang bermain judi online.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK M.Si didampingi Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama SH dan Kasat Narkoba, Iptu M Nazir kepada wartawan dalam press release, Senin (17/6/2019) siang di mapolres Bireuen menyebutkan, selain mengamankan pelaku, juga disita sejumlah barang bukti.

Diungkapakan Kapolres, Tim Opsnal Sat Reskrim mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa, di Warnet tersebut sering terjadi permainan judi online.

Lalu tim mendatangi warnet tersebut, sesampai di warnet, benar informasi tersebut dan Tim mendapati beberapa masyarakat yang sedang bermain judi online.

Selanjutnya Tim dan pelaku Jarimah Maisir (Judi Online) dibawa ke Polres Bireuen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun pelaku Jarimah Maisir (Judi Online) tersebut adalah, SW (39), wiraswasta,  MA (35), jualan, IS (38), tani, ketiganya asal Kecamatan Peusangan.

Dua pelaku lainnya, ES (25), wiraswasta dan SR (27) juga wiraswasta, asal Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.

Barang Bukti yang diamnakan, empat unit Monitor komputer, empat unit CPU, empat Mouse Komputer, empat buah Keyboard Komputer, satu Mesin EDC Bank BRI, satu  Kartu ATM Bank BRI.

lalu satu lembar struck Bank BRI, satu kartu Atm Bank BNI Syariah , satu lembar Slip Tranfer Bank BNI Syariah, satu buah Kartu Atm BRI, satu lembar Slip Pengiriman.

Barang bukti lainnya yang diamankan, satu Hp merk Mito biru dongker les putih, satu kartu Atm Bank BNI,  satu lembar slip Tranfer dan satu HP android merk Vivo Hitam.

“Pasal yang dilanggar Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum
Jinayah, ancaman hukuman, cambuk paling banyak 12 kali atau denda paling
banyak 120 gram emas murni atau penjara 12 bulan,” pungkasnya. (Ihkwati)

 

BAGIKAN