KABAR BIREUEN-Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar pisah sambut Kapolres Bireuen dari AKBP Riza Yulianto, SE, SH kepada AKBP Gugun Hardi Gunawan, S.IK, M,Si, Rabu malam (7/11/2018) di Meuligoe Bireuen.

AKBP Riza Yulianto pada kesempatan itu menyebutkan, ada lima kesan dia sekama di Bireuen, masyarakat yang sangat terbuka, seperti berada di rumah sendiri, saya dari Jawa Timur yang begitu terbuka.

“Saya diajak ngetrel sama teman-teman komunitas trail,” sebutnya.

Kesan kedua, kata Riza, harmonisasi dengan Pemkab, Bupati, Wakil Bupati banyak program polisi yang didukung.

Kesan ketiga, sinergi dengan rekan-rekan TNI , dengan Batalyon. Olahraga bersama dengan unsur forkopimda, latihan menembak. Keempat, Terima kasih Polres didukung oleh media, teman-teman komunitas. Banyak wilayah hutan.

Kelima, Bireuen adalah pusat kuliner, yang terkenal sate Matang, bu sie itek, tetap buka 24 jam.

Kapolres Bireuen yang baru, Gugun Hardi Gunawan S.IK dalam sambutannya memperkenalkan dirinya dan istri. Gugun asli dari Bogor, lulusan Akpol 98.

“Saya berharap kerjasama, dibantu dakam menjalankan tugas di Bireuen,” harapnya.

Bupati Bireuen, H Saifannur S,Sos dalam sambutannya mengatakan, atas nama Pemkab Bireuen, mengucapkan salam perpisahan kepada Riza Yulianto, yang dikenal sangat sederhana dan bersahaja.

“Bireuen ini hutannya kecil, tapu harimaunya banyak kalau kita lemah maka menjadi jadi-jadi, kalau kita keras, akan patah, maka yang sedang-sedang saja,” tamsilnya.

Karena itu, dia mengajak semuanya untuk tolong menolong dalam kebaikan dan semoga Bireuen lebih maju lagi, masyarakat Bireuen sangat humanis, dan terbuka.

Kepada Kapolres baru, Gugun Hardi Gunawan, selamat datang dan bertugas di Bireuen. Dia berharap kerjasama yang baik selama ini terus terjalin.

“Kalau ada kepala dinas yang tidak beres beri peringatan tiga kali. Kalau sudah tiga kali baru potong kupingnya,” katanya disambut tawa para undangan.

Pada lepas sambut itu juga diberikan cenderamata kepada Riza Yulianto oleh Bupati, wakil Bupati , dewan , kepala dinas dan komunitas lainny. (Ihkwati).

BAGIKAN