Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen melaunching dan menyerahkan buku hasil karya guru SD dan SMP di Bireuen,

KABAR BIREUEN– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen melaunching dan menyerahkan buku hasil karya guru SD dan SMP di Bireuen, Kamis siang (11/1/2018) di Aula lama Setdakab setempat.

Terdapat 60 judul buku yang diserahkan kepada para penulisnya masing-masing yang didampingi kepala sekolah.

Kadisdikpora Bireuen Drs.Nasrul Yuliansyah M.Pd dalam sambutannya merasa bangga dengan diluncurkannya dan diserhakan buku hasil karya guru tersebut hari ini.

“Saya ucapkan salam literasi untuk guru-guru hebat penulis buku yang luar biasa,” katanya.

Nasrul menuturkan, bukanlah hal yang mudah untuk meyakinkan tim anggran eksekutif dan legislatif saat mengajukan program penulisan buku hasil karya guru tersebut. Karena, mereka tak yakin jika guru mampu menulis dan menghasilkan karya yang hebat dan luar biasa.

Menurut mereka, dengan anggaran untuk penulisan buku tersbeut bisa membangun enam unit rumah dhuafa atau bisa untuk satu unit jembatan gantung atau bisa digunakan menyelesaikan jalan baru sepanjang 5 kilometer.

“Dengan argumen bahwa menulis buku itu penting, Bireuen mendapatkan penghargaan peringkat 9 literasi nasional. Jadi harus dibuktikan.Tantangan besar yang meragukan kemampuan guru itu  itu akhirnya bisa kita buktikan hari ini, ternyata kita bisa, guru-guru kita bisa menulis karya buku yang hebat,” jelas Nasrul.

Dikatakannya, ini hasil dari kesempatan, semangat dan motivasi yang diberikan kepada guru ternyata mereka bisa dan mampu menghasilkan  karya hebat.Bahkan, ada beberapa guru yang mampu menghasilkan dua buku sekaligus.

“Karya ini harus dihargai, sekolah wajib mengoleksi buku-buku hasil karya guru tersebut,’ harap Nasrul.

Sebelumnya, Ketua Panitia Drs Teuku Syukri M.Pd melaporkan kegiatan tersebut merupakan launching dan penyerahan buku hasil karya guru SD dan SMP di Kabupaten Bireuen.

Buku itu hasil dari pelaksanaan workshop pada 15-17 Oktober 2017 lalu di Takengon Aceh Tengah. “Nantinya ada Angkatan II untuk penulisan buku tersebut, diikuti 100 guru, diperuntukkan juga untuk kepala sekolah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kadisdikpora Bireuen, didampingi Ketua Bhayangkari Polres Bireuen, Ny Riza Yulianto, menyerahkan buku secara simbolis hasil karya Sariana S.Pd, guru SDN 21 Bireuen dengan judul buku  Istri Seorang Prajurit, yasng mengisahkan tentang ketegaran hati seorang janda polisi.

60 Judul buku tersebut meceritakan tentang beragam hal, ada juga yang diangkat dari kisah nyata , pengalaman yang mereka alami sendiri, namun ada juga kumpulan cerpen serta kumpulan legenda Aceh.

Salah satunya buku hasil karya Ainiah S.Pd, guru  SDN 7 Jangka berjudul Bolehkan Aku memanggilmu, Bunda?, kisah tentang muridnya yang butuh kasih kayang seorang ibu, sehingga memintanya untuk boleh memanggil Bunda.

Dalam peluncuran tersebut ada empat orang guru yang vmenghasilkan dua judul buku, masing-masing Rizky Dasilva, S.Pd,I.MA dari SDIT Muhammadiyah Bireuen, dengan judul buku Berikan Aku Cinta dan Jalan Sukses Sang Hafiz.

Selanjutnya Novianti Maulida Rahmah, S.Pd , guru SDN 1 Bireuen, dengan judul buku Kubur Tanpa Nisan serta  Bantan dan Poe Meurah. Eka Rosdiana, S.Pd dari SMPN 1 Kuala dengan judul buku Langkah Tepat Penguatan Pendidikan Karakter dengan Moving Class dan Tri Pusat Pendidikan dan Marajut Menebar Inspirasi.

Dan Asmudi,S.Pd, M.Pd dari SMPN 1 Kuala, dengan judul buku Aktif Belajar Matematika dengan PQ4R serta Jangan Panggil Aku Guru.

Hadir pada peluncuran buku tersebut Ketua PGRI Bireuen Drs Zainuddin, ibu-ibu dari Bhayangkaro Polres Bireuen penulis buku dan kepala sekolah. (Ihkwati)

BAGIKAN