KABAR BIREUEN– Komunitas Kita Peduli Bireuen membersihkan sekaligus rehab rumah duafa,Hawilah Gani atau Nek Gle, di Desa Juli Tambo Tanjong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Jumat pagi (4/1/2018).

Belasan relawan Kita Peduli Bireuen dibantu perangkat gampong, pemuda dan warga setempat, bergotong royong  membersihkan rumah lansia tersebut yang kondisinya memang tak sehat dan kotor.

Tak ketinggalan, Sekretaris Baitul Mal Bireuen, Saiful  Hamdanur yang baru beberapa hari lalu dilantik serta babinsa juga ikut bergotong royong membersihkan rumah nenek yang kini tinggal sebatang kara tersebut.

Barang-barang dalam rumah lalu dikeluarkan satu persatu dan kemudian ruangan dalam yang masih berlantai tanah itu disapu.

Jelaga berdinding kayu dan anyaman tepas juga dibersihkan, kemudian dilanjutkan dengan pengecatan agar tampak lebih bagus dan indah.

Atap rumah yang terbuat dari rumbia di beberapa bagian tampak bolong itu, sehingga diputuskan untuk merehab atapnya diganti dengan seng, yang rencananya akan dikerjakan usai Juamt oleh tukang gampong setempat.

Koordinator Kita Peduli Bireuen, Deni Putra SE, MM kepada Kabar Bireuen disela-sela kegiatan menyebutkan, kegiatan, pihaknya menggagas program bersih-bersih rumah duafa sebagai kelanjutan dari pembagian sembako beberapa hari lalu.

“Rumah nenek ini tak layak huni, kurang sehat dan kotor, karena itu, kami berinisiatif secara sukarela membantu membersihkan rumah tersebut agar tampak lebih sehat dan layak untuyk ditinggalin,” ungkapnya.

Dikatakannya, setelah mencermati kondisi atas yang bocor di beberapa bagian, pihaknya kemudian memutuskan untuk mengganti atap rumbia dengan seng.

“Untuk material, kita mendapatkan sumbangan dari beberapa pihak, diantaranya dari Violivia, Sekretaris Baitul Mal, Ferizal Hasan, dan bantuan pribadi saya. Semoga rehab atap rumah Nek Gle selesai 1-2 hari ini,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyerahkan sedekah/zakat dari Hendra untuk Nek Gle.

Menurut Deni, yang dikenal aktif bergerak di di bidang sosial membantu warga miskin, program tersebut akan terus berlanjut. Bagi siapapun yang mau ikut bergabung sukarela atau menjadi donatur, dipersilahkan.

‘Aksi sosial yang kita lakukan ini murni demi kemanusia dan membantu sesama, terutama duafa dan lansia, jadi tanpa ada kepentingan apapun dan tujuan tertentu. Semoga ini menjadi ladang ibadah kita serta mengimspirasi yang lain untuk peduli juga,” pungkasnya.(Ihkwati)

BAGIKAN