KABAR BIREUEN – Ada tiga wasiat Rasulullah kepada sahabat di masa hidupnya yang penting diketahui oleh umat manusia sebagai jalan menuju surga Allah. Diantaranya, berprasangka baik kepada Allah dan makhluk ciptaannya, berbakti kepada orang tua, serta berqurban.

Demikian inti khutbah Hari Raya Idul Adha 1440 H yang disampaikan oleh Tgk Musbani, SPdI MA, pimpinan Dayah Ma’had MDI Isyrafi Darussa’adah Nicah saat menjadi khatib di Masjid Besar Peusangan, Minggu (11/8/2019).

Pada kesempatan tersebut khatib mengupas tentang wasiat Rasulullah kepada sahabat. Bahwa umat manusia diminta untuk selalu berprasangka baik kepada Allah dan makhluk ciptaannya.

“Sekalipun diberikan sakit, kita harus tetap berprasangka baik. Karena rencana Allah itu lebih baik daripada yang tidak kita ketahui,” sebutnya.

Di balik sakit yang Allah berikan, lanjut khatib di hadapan ribuan jamaah salat Hari Raya Idul Adha 1440 H yang memadati masjid dan halaman Masjid Besar Peusangan, ada hikmah lain Allah berikan, dihapuskannya dosa-dosa.

Wasiat Rasulullah yang kedua, lanjut khatib, berbakti kepada orang tua. “Berbakti kepada orang tua merupakan kunci menuju surga. Karena ridhanya orang tua ridhanya Allah. Dan orang durhaka kepada orang tua akan menutup pintu menuju surga,” tambahnya.

“Dan bagi orang yang memutuskan tali silaturrahmi juga diharamkan baginya mencapai pintu surga,” kupas khatib.

Terakhir khatib menyampaikan wasiat Rasulullah kepada sahabat, untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu. “Sedangkan bagi yang tidak mampu menyembelih hewan, setidaknya mampu menyembelih keangkuhan dan kesombongan,” demikian inti khutbah disampaikan Tgk Musbani. (Rizanur)

BAGIKAN