KABAR BIREUEN-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen bekerja sama dengan LP2KS Solo dan LPMP Aceh, menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepala SD di Kabupaten Bireuen.

Diklat Penguatan Kepala SD ini berlangsung dan dipusatkan di Unit 1 LPMP Aceh di Desa Niron Aceh Besar, Senin (11/2/2019)

Pendidikan dan Pelatihan Kepala SD ini adalah Angkatan ke 2. Sedangkan angkatan pertama telah dilaksanakan pada Desember tahun 2018 lalu untuk 30 orang kepala sekolah, yang dilaksanakan di Bireuen di Hotel Matang Raya, Matangglumpadua, Peusangan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, M.Nasir, M.Pd hadir untuk membuka Diklat kepala sekolah dan setelah itu  langsung menuju ke Bandara Sultan Iskandar Muda untuk berangkat ke Bogor guna mengikuti “Rembuknas”.

M. Nasir dalam sambutannya, berharap kepada semua sekolah agar bersungguh-sungguh, disiplin dan berpartisipasi aktif mengikuti diklat ini dan tetap menjaga kesehatan dan stamina.

Pada Angkatan ke 2 ini, Diklat Penguatan Kepala SD kali ini diikuti oleh 53 kepala sekolah, dan dilaksanakan mulai tgl 10-16 Pebruari 2019.

“Diklat penguatan Jabatan Kepala Sekolah yang dilaksanakan ini dikhususkan bagi kepala SD yang sedang menjabat sebagai Kepala Sekolah dan belum akan pensiun pada tahun 2020,” kata M.Nasir.

Dasar hukum pelaksanaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah adalah Permendikbud No. 6 Tahun 2018 Pasal 21 yang mengatur tata cara pelaksanaan penguatan kepala sekolah yang sedang menjabat, tetap melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan Permendikbud No 6 Tahun 2018 ayat e, kepala sekolah yang sedang menjabat sebelum terbit dan berlakunya aturan ini dan belum memiliki Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah, wajib mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah dan mendapatkan NUKS.

Pendidikan dan pelatihan kepala sekolah dilaksanakan oleh LPPKS atau lembaga lain yang telah bekerja sama dengan LPPKS berdasarkan persetujuan dari Direktirat Jenderal yang menangani pendidik dan tenaga kependidikan.

“Oleh sebab itu, Disdikpora Kabupaten Bireuen berupaya agar semua kepala sekolah dibawah binaannya yang diangkat sebelum keluarnya Permendikbud No. 6 tahun 2018, harus dapat mengikuti Diklat penguatan kepala sekolah,” jelasnya.

Karena, sebutnya,  selain bertujuan mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Latihan (STTPL) dan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), juga penting untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman tugas pokok dan fungsi kepala sekolah dalam memahami tata kelola dan pengembangan sekolah.

Menyangkut lokasi dilaksanakannya Diklat Penguatan Kepala Sekolah di LPMP Aceh, menurut Kabid Pembinaan SD Disdikpora Surya, S.Pd, M.Pd, agar kepala sekolah lebih terfokus dan nyaman selama mengikuti Diklat dan bisa lulus semuanya.

“Untuk kebutuhan peserta selama kegiatan semua sudah diatur oleh panitia LPMP Aceh,” ujar Surya Harun.

Dikataknnya, selama di LPMP, kepala sekolah didampingi oleh dua orang staf Disdikpora dan akan kembali ke Bireuen pada 6 Februari mendatang. (Ihkwati)

 

BAGIKAN