KABAR BIREUEN-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bekerjasama dengan Assosiasi Pengusaha Aceh Jepang (ASPAJA) Bireuen, melakukan sosialisasi  peserta yang mengikuti seleksi  magang kerja ke Jepang  di ruang rapat Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim, Kamis, (16/11/2017).

Wakil Rektor IV Umuslim H. Ismail Ramli, MT,melalui  Kabag Humas Umuslim, Zulkifli,M.Kom, menyampaiakan, program magang ke Jepang merupakan salah satu program pemerintah secara nasional yang dilaksanakan di bawah koordinasi Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Provinsi Aceh.

“Di Bireuen,  program ini ditindaklanjuti  oleh sebuah perkumpulan  alumni yang pernah bekerja di Jepang (ASPAJA) bekerjasaam dengan Umuslim untuk merekrut peserta yang mau ikut program tersebut,” jelas Zulkifli,Mkom.

Setelah menempuh sosialisasi mereka akan  mengikuti test rekrutmen di Banda Aceh, di sana mereka akan mengikuti test matematika, fisik (kesamaptaan), ketahanan fisik, dan wawancara. Apabila lulus dan memenuhi syarat, sebelum diberangkatkan ke Jepang peserta akan mengikuti pembekalan untuk belajar Bahasa Jepang dan matematika.

Untuk angkatan ini, sebutnya, sudah mendaftar sebanyak 45 orang peserta  terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan alumni Umuslim, calon peserta yang sudah mendaftar  akan disosialisasi tentang program dan dilanjutkan dengan pembekalan  kemampuan matematika, pengenalan budaya Jepang, dan latihan fisik, apabila  dinyatakan lulus.

Sebelum diberangkatkan ke Jepang, peserta akan mengikuti pembekalan  belajar bahasa Jepang dan Matematika.

Dikatakan Zulkifli, Umuslim ingin berperan dan dapat membantu pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan. Karena sebagaimana kita ketahui dari data BPS, angka pengangguran di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen, setiap tahunnya terus meningkat.

“Kami berpikir program magang kerja ke Jepang akan menjadi salah satu solusi bagaimana memfasilitasi pemuda-pemuda Aceh untuk dapat bekerja di luar negeri,” ungkapnya.

Selain memperoleh gaji yang besar dan pengalaman internasional, sertifikat yang mereka peroleh dapat digunakan untuk melamar bekerja di seluruh Negara ASEAN termasuk Timor Leste.

“Maka untuk itu, kami Universitas Almuslim mengambil inisiatif bekerjasama dengan ASPAJA untuk dapat membantu dalam program ini,” ujarnya.

Acara sosialisasi berlangsung di ruang rapat Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim dihadiri Wakil Rektor IV H. Ismail Ramli, MT, kepala Kantor Urusan Internasional Drs. Nurdin Abdurrahman, MSi, dan perwakilan ASPAJA Bireuen, Dahlan.(Ihkwati)

 

 

BAGIKAN