KABAR BIREUEN – Kepala BNI Syariah Cabang Bireuen, Ahaduddin, Sabtu (6/4/2019) menyerahkan sumbangan untuk Pembangunan Musalla SDIT Muhammadiyah Bireuen, di Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang.

Sumbangan sebesar Rp 10 juta dari BNI Syariah Bireuen diterima oleh Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen, Rizky Dasilva SPdI MA, dan turut disaksikan para wali siswa yang menghadiri rapat.

Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen, Rizky Dasilva menyampaikan terima kasih kepada pihak BNI Syariah atas kepeduliannya untuk pembangunan musalla.

Menurut Rizky, untuk merampungkan pembangunan musalla tersebut, pihaknya masih membutuhkan banyak biaya. “Dan sekarang kami juga masih terutang dengan tukang dan pihak toko bahan bangunan,” ungkapnya.

Musalla ini, lanjut Rizky ditargetkan rampung sebelum bulan ramadan. “Karena pada bulan ramadan nanti akan kita gunakan untuk kegiatan ramadan ceria bagi siswa,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Rizky juga menyampaikan program jangka panjang SDIT Muhammadiyah, yaitu pemindahan lokasi sekolah.

“Sekarang sudah kami persiapkan lahan baru seluas 1 hektar. Dan kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk biaya pembelian lahan seharga Rp 120 ribu per-meter. Boleh menyumbang berapa pun kami terima, dan nanti kami serahkan sertifikat bagi masyarakat yang menyumbang, baik satu meter ataupun lebih,” terangnya.

Selain itu, juga diinformasikan, bahwa mulai tahun ini telah dibuka SMP IT Muhammadiyah yang lokasinya di eks SMA PGRI juga (komplek SDIT Muhammadiyah).

“Tahun ini juga kita buka SLB Vokalis untuk anak-anak tuna netra, tuna rungu dan authis. Kalau ini terwujud, di Indonesia satu-satunya di Bireuen yang menyelenggarakan pendidikan seperti ini. Karena sekolah ini baru ada di Malaysia,” pungkas Rizky Dasilva.

Terakhir, Ketua PD Muhammadiyah Bireuen, dr Athaillah A Latief SpOG menyampaikan tausiah singkat tentang infak.

“Pahala dan manfaat bagi orang yang berinfak itu sangatlah besar, karena dapat membersihkan diri dari dosa-dosa kecil. Orang yang bersedekah juga sangat disukai oleh Rasulullah,” kata dr Athaillah. (Rizanur)

BAGIKAN