KABAR BIREUEN-Kenduri Maulid memperingati Hari Kelahiran Penghuku Alam Nabi Besar Muhammad SAW sebagai acara ritual keagamaan masih sangat kental bagi masyarakat di Aceh

Kechiek Bandar Bireuen Adnan Adam didampingi Ketua Panitia Maulid Muslim Mega dan Bendahara Maulid Jefri Nila dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen menjelaskan, “Kenduri Mulod” sudah menjadi agenda rutin setiap tahun dilaksanakan  warga Bandar Bireuen sebagai memperingati Hari Kelahiran Penghulu Alam Rasullah SAW yang telah berhasil mengantarkan umatnya dari alam Jahiliyah kealam Islamiyah yang penuh beperadaban.

Acara kenduri Mulod yang dipusatkan di Meunasah Kota Bireuen turut dihadiri Ketua Kerukunan Masyarakat Kota Bireuen Dr H Muzakkar A Gani,SH,MSi, mantan Camat Kota Juang M Nasir M Yusuf, S Sos, para Keuchiek dan Imum Meunasah Bandar Bireuen dan sekitarnya.

Dikatakan, persediaan pengananan makanan khanduri  Mulod dipersiapkan dari sedekah kenduri warga Bandar Bireuen berikut kuah beulangong kari kambing untuk melayani jamuan makan siang ribuan warga masyarakat Bandar Bireuen dan sekitarnya  yang diawali januan makan siang 120 anak yatim Bandar Bireuen dan sekitarnya.

Amatan Kabar Bireuen usai jamuan makan siang para anak yatim dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan istimewa dan sedekah uang tunai kepada 120 anak yatim diawali diserahkan Ketua Kerukunan Masyarakat Kota Bireuen Dr H Muzakkar A Gani,SH, M Si didampingi Bendahara Maulid, Jefri Nila.

Penyerahan bingkisan anak yatim dilanjutkan para panitia Maulid antara lain H Jamaluddin A Gani yang akrakb disapa H Jamal 88, Keuchik Bandar Bireuen, Adnan Adam serta sejumlah pantia lainnya untuk seluruh anak yatim yang diundang.

Jamuan makan siang ribuan undangan masyarakat Bandar Bireuen dan sekitarnya dilaksanakan usai penyerahan bingkisan kepada 120 anak, berkat kerjama panitia Maulid dilayani dengan baik dan memuaskan warga masyarakat.

Pada Selasa malam (1/1/2019) di Meunasah Kota Bireuen akan dilanjutkan dengan acara Dakwah Islamiyah dengan mengundang juru dakwah Tgk Mulyadi K Jamil dari Kandang Aceh, Utara.(H.AR Djuli).

BAGIKAN