Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah, M.Si

KABAR BIREUEN – Angka keberhasilan pelaksanaan Program Upsus Siwab (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) tahun 2017 di Kabupaten Bireuen mencapai 95 persen kelahiran dari target kebuntingan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah, M.Si kepada Kabar Bireuen, Jumat (23/2/2018) menyampaikan, target sapi yang di Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 13.219 ekor.

“Namun realisasinya di atas 100 persen, yaitu 13.748 ekor, atau 104,0 % dari target IB,” sebutnya.

Alie Basyah menjelaskan, target sapi yang bunting, 7.535 ekor, namun sampai dengan bulan Oktober 2017, realisasinya baru 4.686 ekor, atau 62,2 %.

“Prediksi kami, realisasi kebuntingan bisa mencapai 95 – 100 %, karena empat bulan setelah di IB baru bisa diraba atau kita tau bunting atau tidak sapi itu,” pungkasnya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Peternakan dan Keswan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, Drh. Afriza menambahkan, angka kelahiran sapi hasil IB dari Upsus Siwab tersebut paling tinggi di Kecamatan Peusangan, Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng.

“Di Kecamatan Juli dan Gandapura juga tinggi angka kelahiran,” imbuhnya tanpa merinci angka kelahiran perkecamatan.

Menurutnya, pelaksanaan program Upsus Siwab sepenuhnya dibiayai oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.

“Mulai dari penyediaan semen beku sampai biaya petugas Inseminator anggarannya dari pusat. Kami hanya melaksanakan saja, karena itu program nasional,” papar Afriza. (Rizanur)

 

BAGIKAN