KABAR BIREUEN – Puluhan personel dari Kepolisian Resor (Polres) Bireuen mengawal dan mengamankan aksi demo damai yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bireuen (AMPB) di depan kantor DPRK Bireuen, Jalan Laksamana Malahayati, Senin (8/10/2018).

Aksi berjalan kondusif itu, meski sempat terjadi ketegangan beberapa saat. Sebab, massa terpancing emosi akibat perkataan yang tidak wajar dari salah seorang anggota dewan.

Dalam aksi demo damai tersebut, mereka mengajukan 10 tuntutan. Satu poin di antaranya, membatalkan pengadaan mobil dinas Bupati Bireuen yang diplotkan pada APBK- P 2018 senilai Rp 1,9 miliar.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto, SE., SH, melalui Kasat Sabhara, Iptu Hadriman, S.Sos kepada wartawan mengatakan, untuk mengamankan dan mengawal aksi unjuk rasa ini, pihaknya mengerahkan 80 personel.

Personel tersebut ditempatkan di beberapa titik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama berlangsungnya demo.

“Alhamdulillah, aksi demo tersebut berjalan tertib aman terkendali. Setelah melakukan aksi dan mediasi, para peserta demo membubarkan diri dengan tertib,” ujar Hadriman. (Herman Suesilo)

 

BAGIKAN