KABAR BIREUEN– Ribuan warga dari berbagai gampong dalam Kecamatan Jangka bahkan warga dari kecamatan tetangga memenuhi rute pinggiran jalan yang dilalui peserta karnaval dan sekitar lapangan sepak bola Jangka, tempat start peserta.

Antusiasme masyarakat Kecamatan Jangka dan sekitarnya untuk menyaksikan moment tahunan Karnaval memeriahkan HUT RI ke 73, cukup besar.

Bahkan sebagian mereka telah memenuhi rute yang dilalui peserta karnaval sekitar pukul 12.10 WIB, meski karnaval baru dimulai pukul 15.00 WIB.

Karnaval dalam rangka menyemarakkan HUT RI Ke 73 ini, digelar oleh Muspika  Kecamatan Jangka Kabupaten ini, berlangsung Sabtu sore (18/8/2018), diikuti seribuan peserta dari 44 sekolah jenjang Paud/TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/Ma sederajat dalam Kecamatan Jangka.

Karnaval ini juga diikut sertakan empat pasukan drum band dari sekolah tingkat MI, MTs dan MA. Penampilan setiap atraksi-atraksi pasukan drum band tersebut menghipnotis para pengunjung.

Camat Jangka Alfian S.Sos didamping Danramil Jangka Danramil 07/Jangka, Kapten Inf Nanang Sudaryanto, Kapolsek setempat Iptu Eka Jumani membuka secara resmi kegiatan itu.

Pelepas peserta ditandai dengan pengibasan bendera start secara bersamaan oleh Camat, Danramil, Kapolsek.

Usai pelepasan peserta karnaval, Camat Jangka Alfian kepada Kabar Bireuen mengatakan, karnaval ini salah satu moment yang kita laksanakan untuk menyemarakan HUT RI tahun 2018, dengan melibatkan sekolah-sekolah sebagai peserta.

Dengan tujuan untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah merebut kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

Selain itu kata Alfian, untuk menghibur masyarakat juga untuk meningkatkan kekompakan, persaudaraan masyarakat di setiap gampong se Kecamatan Jangka.

“Sehingga kedamaian selalu terjaga,” pungkas Camat Jangka ini.

Amatan Kabar Bireuen di lokasi, seribuan peserta melakukan parade dengan berbagai macam kreativitas yang unik dan menarik untuk dilihat, seperti busana pakaian adat seluruh Indonesia, busana muslim,  kostum berbagai profesi, dan kreatif, kendaraan hias hingga kostum pocong pun turut meramaikan.

Meskipun digelar pada siang hari, tidak mengendurkan antusias masyarakat untuk menonton, bahkan masyarakat dari luar kecamatan pun juga ikut hadir. (Herman Suesilo)

BAGIKAN