KABAR BIREUEN– Delapan pengungsi etnis Rohingya yang ditampung sementara di SKB Bireuen,  kembali kabur dari kamp tersebut, Rabu (30/1/2019) dini hari usai menjebol jeruji jendela.

Mereka yang melarikan diri dari kamp di SKB Bireuen tersebut semuanya berjenis kelamin perempuan.

Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen, mereka adalah, Montas Begum (31), Nasima (15), Zura Khatu (57), Halima Khatu (11), Ummul Kunsum (17), Minuwara (15), Bibi (15) dan Mumtas Begum (14).

Tidak diketahui pasti pukul berapa poara imigran muslim tersebut kabur dam kamp pengungsia.

Hal itu seperti diutarakan Koordinator Kamp Pengungsi, Zulfikar kepada wartawan, yang menyebutkan,  petugas baru menyadari pengungsi telah kabur dan tak ada lagi di kamp setelah mendengar suara keributan dalam barak wanita, sekitar pukul 04.30 wib.

“Mereka kabur dengan menjebol jendela, padahal saat istirahat pintu dikunci. Kita tak menyangka mereka bisa kabur lagi dengan menjebol jeruji jendela,” ungkap Zulfikar, didampingi didampingi Koordinator Pengamanan, Ruslan Abdul Gani.

Sampai saat ini, sebutnya, jumlah pengungsi Rohingya terus berkurang dari semula 79 orang, kini tinggal 37 orang lagi. Karena 42 orang sudah kabur.

Diakuinya, Meski pihaknya agak  kewalahan menangani para pengungsi, namun karena pertimbangan kemanusiaan, meski keterbatasan anggaran, Dinas Sosial terus memberi penanganan kepada pengungsi tersebut.

“Para pengungsi Etnis Rohingya tersebut sepertinya sudah sangat bosan hidup di barak pengungsi, butuh hidup normal dan bekerja mencari rezeki untuk dikirimkan ke keluarganya di negerinya. Hal ini lah yang diduga menyebabkan mereka kabur dari kamp pengungsian,” sebut Ruslan Abdul Gani yang setiap hari menjaga para pengungsi tersebut. (Ihkwati)

 

 

BAGIKAN