KABAR BIREUEN-lbadah haji merupakan salah satu rukun Islam diwajibkan bagi yang mampu melaksanakannya, baik dari segi ekonomi dan kesehatan, fisik maupun mental.

Disamping harus memenuhi persyaratan, baik syarat dalam ketentuan syariat maupun. syarat yang ditetapkan pemerintah. Para Jamaah Calon Haji

Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Saifannur S. Sos pada acara Peusijuek (tepung tawari) Jamaah Calon Haji Kabupaten Bireuen Kloter 09 dan 12 BTJ Banda Aceh Tahun 1440 H/2019 Masehi, di Pendopo Bupati Bireuen, Senin (15/7/2019) pagi.

Pada kesempatan itu, Saifannur berharap keberangkatan para Jamaah Calon Haji dari Kabupaten Bireuen ini, selain untuk fokus melaksanakan berbagai rukun haji.

Juga diharapkan mampu bertindak sebagai duta-duta bangsa dan duta daerah yang berbaur dengan berbagai suku bangsa, umat Islam dari seluruh penjuru dunia, karena itu pelihara dan jagalah martabat serta kebersamaan, hormati tradisi yang dimiliki bangsa Iain.

“Pada musim haji kali ini, saya berpesan kepada jamaah sekalian selama berada di tanah suci jagalah kesehatan karena suhu udara sangat berbeda dengan di tanah air,” pesan Bupati.

Kepada Jamaah Calon Haji agar dapat selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas apabila ada sesuatu hal yang dirasa mengganggu kesehatan.

Selain itu, kepada Jamaah Calon Haji Kabupaten Bireuen, agar senantiasa mendoakan daerah yang tercinta ini dan semoga kemakmuran dan kesejahteraan rakyat terus meningkat,

“Atas nama pemerintah dan pribadi saya ucapkan selamat menunaikan lbadah Haji tahun 1440 H/2019 M dengan iringan doa yang tulus dan ikhlas. Semoga dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna dan kembali ke Kabupaten Bireuen sebagai haji yang mabrur,” kata Bupati Saifannur.

Prosesi peusijuek ratusan Jamaah Calon Haji Bireuen ini, dilaksanakan oleh ulama kharismatik Aceh H. Muhammad Amin juga dikenal dengan panggilan Abu Tumin pimpinan Dayah Al Madinatuddiniyah Babussalam Blang-Bladeh Bireuen.

Sebelumnya panitia pelaksana Jufliwan SH, MM melaporkan, Jamaah Calon Haji Kabupaten Tahun inj berjumlah 309 peserta 4 diantaranya mutasi ke daerah lain.

Dari jumlah tersebut dibagia dua kelompok penerbangan (kloter) yaitu kloter 09 berjumlah 293 peserta Jamaah Calon Haji dan kloter 12 berjumlah 12 peserta.

Dijelaskan pelepasan keberangkatan Jamaah Calon Haji kloter 09 ke Banda Aceh pada 30 Juli 2019 pukul 20.00 Wib bagda Isya, sementara penglepasan kloter 12 pada 2 Agustus 2019 pukul 05.00 WIB usai Subuh.

Menurut Jufliwan, Jamaah Calon Haji termuda Kabupaten Bireuen tahun 2019, yaitu Aulia Akramna Bin Iskandar (21 tahun) warga Desa Cot Gadong Kecamatan Jeumpa dan peserta tertua yaitu Tgk Jamaluddin Bin Abdullah (94 tahun) warga Desa Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan.

Kegiatan ini dirangkai dengan tausiah yang disampaikan Imam Besar Masjid Agung Sultan Jeumpa Bireuen, Drs Tgk H Jamaluddin Idris dan penyerahan bungoeng jaroe secara simbolis oleh Bupati kepada jamaah calon haji ini.

Acara tersebut dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRK, Forkopimda, Sekda Bireuen, Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian serta Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Selanjutnya, Kepala instansi vertikal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten, Ketua dan Pengurus lkatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bireuen, Jamaah Calon Haji Kabupaten Bireuen dan undangan lainnya. (Herman Suesilo)

BAGIKAN