KABAR BIREUEN- Muhammad Wildan meluapkan kekecewaanya usai timnya kalah dalam drama adu penalti pada perebutan tempat ketiga festival prakulifikasi Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018 Se Kabupaten Bireuen, Minggu sore (4/3/2018) di Stadion Cot Gapu Bireuen.

Siswa kelas 5 SDN 4 Peusangan itu tak kuasa menahan tangis di pangkuan Ketua Panitia DNC, Al Muttaqin M.Pd.

Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bireuen itupun menenangkan pemain SSB Bijeh Mata Cot Rabo, Peusangan itu.

Dia baru berhenti menangis setelah diajak membeli sepatu bola.

Wildan pantas merasa kecewa, pasalnya disepanjang pertandingan prakualifikasi DNC 2018, dia tampil sangat mengesankan.

Bahkan, penampilan putra pedagang ikan di Cot Rabo Tunong itu saat mengocek si kulit bundar dan menggiring bola melewati sejumlah pemain belakang lawan membuatnya dijuluki Messinya Bireuen.

Anak ketiga pasangan Mustafa dan Agustina tersebut memang mengidolakan pemain Timnas Argentina Lionel Messi.

“Wildan sudah bermain bola sejak usianya 5 tahun,” ungkap Agustina, sang ibu yang setia mendampinginya dalam setiap laga di prakualifikasi sepak bola anak usia dini itu.

Wildan kepada Kabar Bireuen mengungkapkan , dia bercita-cita menjadi pemain bola dan bisa sehebat pemain Barcelona idolanya tersebut.

Pada pertandingan perebutan tempat ke tiga dan ke empat, antara SSB Bostos City versus SSB Bijeh Mata, komentator menabalkan pemain bernomor punggung 7 itu sebagai  Wildan Messi.

Pada pertandingan itu, SSB Boston City berhasil mengalahkan SSB Bijeh Mata, 3-2 melalui drama adu penalti, dimana pada pertandingan waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1.(Ihkwati).

BAGIKAN