KABAR BIREUEN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Gempa Awaljon Putra SH MH membacakan tanggapannya atas kasus UU ITE yang menjerat wartawan online Media Realitas, M. Reza alias Epong Reza.

Sidang dengan agenda tanggapan jaksa tersebut berlangsung kamis (9/5/2019) pagi di pengadilan negeri Bireuen dipimpin ketua majelis hakim, Zufida Hanum SH MH dengan hakim anggota Mukhtaruddin SH dan Mukhtar SH.

Muhammad Gempa Awaljon Putra dalam tanggapannya menyebutkan, terhadap permintaan terdakwa pihaknya tetap pada tuntutan terdahulu, dengan tujuan untuk memberikan efek jera kepada terdakwa yang telah membuat saksi H Mukhlis Cut Hasan sangat malu, terhina dan tercemar nama baiknya yang ditimbulkan akibat dari perbuatan terdakwa tersebut.

Jaksa menyebutkan, nota pembelaan terdakwa M. Reza alias Epong Reza adalah tidak beralasan serta tanpa dasar hukum, sehingga pendapat dan permohonan terdakwa sebagaimana dalam nota pembelaannya harus ditolak.

“Maka kami mohon majelis hakim yang terhormat kiranya dapat mengambil keputusan menolak seluruh nota pembelaan terdakwa M. Reza,” sebutnya.

Selanjutnya, menerima seluruh amar tuntutan sebagaimana yang disampaikan dalam tuntutan pada persidangan sebelumnya.

Pada persidangan tersebut, Epong Reza kembali tak didampingi pengacaranya M Ari Syahputra SH. Saat ditanya majelis hakim, Epong Reza meminta majelis hakim melanjutkan sidang, meski tanpa kuasa hukumnya.

Sidang dilanjutkan Rabu (15/5/2019), dengan agenda mendengarkan putusan atau vonis dari majelis hakim. (Ihkwati)

 

 

 

BAGIKAN