KABAR BIREUEN – Harga daging meugang Idul Fitri hari kedua, Kamis (14/6/2018) di pasar daging meugang Bireuen, masih bertahan mahal Rp170 ribu per kilogram.

Amatan Kabar Bireuen, ratusan pedagang daging megang menggelar lapak penjualan daging meugang, ikan laut tongkol, ikan tamba, bandang, udang, penjual bumbu masak di depan Meunasah Kota Bireuen.

Lantaran harga daging meugang masih terus bertahan mahal Rp170 ribu per kilogram, warga masyarakat kurang mampu, terutama para ibu rumah tangga beralih menyerbu pasar ayam beli ayam potong atau ayam merah.

Pantauan Kabar Bireuen di pasar ayam, para pedagang ayam potong terlihat panen besar melayani pembeli, ada yang membeli dua hingga empat ekor ayam potong atau ayam merah.

Harga ayam potong berat 2 kg Rp55 ribu per ekor dan ayam merah hanya Rp 45 ribu per ekor. Ainal Mardhiah, salah seorang warga Gampong Baro, Kota Juang, dalam percakapan dengan Kabar Bireuen di pasar ayam, Kamis (14/6/2018), mengatakan, dia beralih beli ayam merah tiga ekor seberat 6 kg hanya Rp135 ribu.

“Dibandingkan dengan harga daging Rp170 per kg, jauh lebih murah beli ayam merah Rp135 ribu sebanyak tiga ekor seberat enam kilogram,” ujarnya.

Menurut Ainal Mardhiah mengaku, tidak mungkin membeli daging megang yang mahal Rp 170 ribu per kg, sebab kebutuhan lebaran juga cukup benyak, antara lain beli pakaian lebaran anak-anak, membayar zakat fitrah, beli kue lebaran ala kadar untuk persiapan lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1439 H. (HAR Djuli)

BAGIKAN