KABAR BIREUEN – RSUD dr Fauziah merupakan satu-satunya rumah sakit di Aceh yang membuka pelayanan mata vitreoretina. Bahkan, untuk kategori rumah sakit tipe B di pulau Sumatera, hanya RSUD dr Fauziah Bireuen yang menyediakan pelayanan khusus mengatasi kelainan selaput saraf mata tersebut.

Hal itu dikemukakan Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr. Mukhtar, MARS, dalam sambutannya pada acara launching “Pelayanan Mata Vitreoretina dan Operasi Perdana Vitrektomi di Aceh” di aula rumah sakit tersebut, Sabtu (3/11/2018).

Selama ini, kata dia, kalau masyarakat Aceh yang menderita vitreoretina, harus berobat ke Jakarta dan bahkan luar negeri.

“Karena itu, kita sangat bersyukur dan bangga dengan telah dibukanya pelayanan mata vitreoretina di RSUD dr Fauziah Bireuen. Semoga masyarakat Aceh dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan mata ini dan tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” jelasnya.

Menurut Mukhtar, semua peralatan vitreoretina juga telah tersedia di sini. Begitu juga dokter mata khusus yang menangani vitreoretina, sudah memperdalam ilmunya di RSCM Kirana, Jakarta. Namanya, dr. Fauzan T. Banta, Sp.M.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipresentasikan tentang vitreoretina yang disampaikan dr. Anggun Rama Yudhanta, Sp.M dari RSCM Kirana. Dia menjelaskan, retina adalah bagian belakang mata yang mengandung sel-sel saraf dan berfungsi sebagai penerjemah apa yang dilihat mata ke dalam otak.

Sedangkan vitreous merupakan suatu gel transparan dan tidak berwarna yang mengisi ruang di antara lensa mata dan retina. Fungsi kedua organ ini sangat vital bagi mata.

“Jika salah satu atau kedua bagian ini mengalami kelainan, bisa menimbulkan gangguan penglihatan yang berat, bahkan bisa mengalami kebutaan,” ungkap dr. Anggun Rama.

Karena vitalnya fungsi retina dan vitreous, kata dia, banyak penyakit terkait yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan berat hingga kebutaan. Karenanya, harus diantisipasi atau diobati sedini mungkin.

Menurut dr. Anggun Rama, di Indonesia belum banyak institusi kesehatan mata yang menyediakan pelayanan khusus vitreoretina. Hanya RSCM Kirana sebagai institusi pelayanan kesehatan mata yang terdepan menyediakan layanan unggulan itu.

Acara launching pelayanan kesehatan mata tersebut dibuka Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos. Turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si, Ketua DPRK Bireuen Ridwan Muhammad, SE., M.Si, Ketua Komisi C DPRK Bireuen Drs. M. Jamil Daud, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, para dokter spesialis dan umum serta undangan lainnya.

Setelah acara seremonial tersebut, langsung dilakukan operasi perdana vitrektomi terhadap beberapa pasien mata yang berasal dari sejumlah daerah di Aceh. Operasi tersebut ditangani dr. Fauzan T. Banta, Sp.M beserta paramedis lainnya. (Suryadi)

BAGIKAN