Ferdinal Hasan, sedang menyiram bibit pohon tin. (Foto/Najib Zakaria)

KABAR BIREUEN – Ferdinal Hasan, penjual bibit pohon tin di Jeumpa Tin Garden, kini menerima banyak pesanan bibit, buah dan teh daun tin.

Saat Kabar Bireuen bertandang ke tempat usahanya di jalan Banda Aceh – Medan, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kamis (5/10/2017), Ferdinal sedang menyiram pohon tin. Sementara sang istri, Syarifah Ruhaya, sedang mengisi tanah dalam polybag untuk penanaman bibit tin.

Ferdinal mengungkapkan, pesanan bibit tin semakin meningkat. Hal ini, katanya, karena selain sebagai hiasan, daun pohon tin juga bisa diolah menjadi teh. Khasiatnya sangat berguna bagi kesehatan tubuh.

Khasiat teh daun tin ini antara lain, mengurangi kadar kolesterol dalam darah, mengatasi darah tinggi, kencing manis, mencegah anemia dan mengatasi kelelahan.

“Alhamdulillah, laku untuk tiap hari ada. Kalau untuk pembelian bibit tin dalam partai banyak, pembeli harus pesan dulu minimal dua minggu,” kata lelaki berkacamata ini.

Dia mengisahkan, pada mulanya usaha dagang pohon tin dilakukan secara online. Namun, dalam perjalanan waktu, penjualan secara online mengalami banyak kendala. Akhirnya, Ferdinal hanya melayani penjualan secara langsung.

“Paling jauh sampai ke Nabire, Papua, bibit pohon tin ini pernah saya kirim, tapi sekarang tidak lagi,” kata dia.

Di Jeumpa Tin Garden terdapat 170 varian pohon tin. Pohon pohon tin tersebut dibeli dengan harga yang lumayan mahal, karena dikirim langsung dari negara Turki, Spanyol, Prancis, Italia, Malaysia dan Thailand. Dia menyebut beberapa varian pohon tin, seperti green jordan, purple jordan, brown turkey, red libya, red palestine, blue giant, enrico, black porto.

Selain itu, ada juga varian italian dark, sals gene, black bethlehem, saleem dark, hardy chicago, sulthane, abicoe, noire de caromb, tenna, bellone, neggrone dan conadria.

“Kalau untuk pemula, saya menyarankan lebih baik memilih tin green jordan, karena tin jenis ini sangat adaptif dengan iklim Indonesia. Buahnya ukuran medium, dengan rasa manis di atas 22 skala briek,” jelasnya.

Selain menjual bibit tin, Jeumpa Tin Garden juga mulai membuat teh daun tin dalam bentuk curah. Daun-daun tin yang telah besar dipetik, lalu diolah oleh sang istri. Kemudian dibungkus, sesuai pesanan.

“Banyak pelanggan yang minta dibuat instan, seperti teh celup. Kami sedang berupaya ke arah itu,” tambah Ferdinal.

Dalam kesempatan tersebut, Kabar Bireuen juga disuguhi minuman teh celup daun tin. Tak hanya itu, juga dipersilahkan menikmati buah tin yang baru dipetik.

Lantas, berapa harga bibit pohon tin di Jeumpa Tin Garden ? Untuk bibit tin green jordan setinggi 25-30 cm dihargai Rp80-100 ribu perbatang. Sementara untuk purple jordan dibanderol Rp100-120 ribu perbatang. Sedangkan varian jolle tiger farigata dijual Rp6 juta – 7 juta perbatang.

Untuk mengembangkan bisnis bibit pohon tin, keluarga muda ini masih membutuhkan dana. Keinginan mereka sekarang, membuat green house tin dan tentunya membutuhkan biaya yang lumayan besar. (Najib Zakaria)

BAGIKAN